4 Tips Memilih Susu Formula untuk Bayi, Jangan asal Pilih Bunda
Jika Bunda ingin menerapkan pola makan vegetarian pada Si Kecil sejak dini, Bunda bisa menggunakan susu soya. Namun, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
3. Kandungan susu
Pada dasarnya semua produk susu formula terdiri dari kumpulan nutrisi utama, yaitu protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral.
Meski begitu, Bunda juga perlu mempertimbangkan kandungan lain yang tidak kalah penting, misalnya asam arakidonat (ARA) dan DHA. Senyawa ini termasuk dalam asam lemak tak jenuh ganda yang sangat bermanfaat bagi perkembangan otak, sistem saraf, dan mata bayi.
Selain itu, pilih juga susu formula yang mengandung prebiotik, biasanya dalam bentuk fruto-oligosaccharides (FOS) dan galacto-oligosaccharides (GOS). Prebiotik ini mampu mendorong perkembangan bakteri baik pada sistem pencernaan bayi dan memperkuat sistem kekebalan tubuhnya.
4. Kemungkinan alergi susu sapi
Yang tidak kalah pentingnya untuk Bunda perhatikan dalam memilih susu formula untuk bayi adalah kemungkinan Si Kecil mengalami alergi susu sapi, karena ini merupakan salah satu alergi yang paling sering terjadi pada bayi.
Bila Bunda memutuskan untuk membeli susu formula sapi biasa, Bunda bisa membeli susu dengan ukuran kecil terlebih dahulu. Setelah itu, pantau apakah ada reaksi alergi yang dialami Si Kecil.
Jika ada reaksi alergi, seperti kulit ruam, kemerahan, muntah, atau diare, jangan lanjutkan pemberian susu formula tersebut dan segera konsultasikan hal ini ke dokter.
Dokter mungkin akan menyarankan susu formula dengan formulasi khusus, seperti susu terhidrolisa ekstensif atau susu formula asam amino. Susu jenis ini masih berbasis susu sapi, tetapi kandungan proteinnya sudah diolah sehingga tidak menyebabkan alergi.
Selain itu, hindari juga memberikan berbagai susu berbasis tanaman yang hanya diperas dari tanamannya, seperti susu kedelai, susu beras, dan susu almond, baik pada bayi normal maupun bayi yang memiliki alergi susu sapi. Pasalnya, nilai gizi dalam jenis susu ini tidak mampu mencukupi kebutuhan nutrisi Si Kecil.(Dilansir dari Alodokter.com)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.