Artinya melalui kesempatan ini dapat diperoleh hasil olahan satu data yang sudah terinput dalam aplikasi satu data semester II serta persiapan pendataan tahun 2024.

“Melalui kesempatan ini saya mengajak para validator dan back up validator statistik kelautan dan perikanan untuk memberikan komitmen maksimal”, imbuhnya

Di kesempatan yang sama, narasumber dari Dirjen Perikanan Tangkap KKP RI Taufik Ashari menjelaskan tujuan yang dihasilkan dari pengumpulan, pengolahan validasi data ini di antaranya menyediakan data yang akurat dan valid, mengubah data menjadi informasi, serta mengurangi biaya dan waktu yang menjadikan proses bisnis akan lebih efektif dan efisien.

“Untuk memperkuat tata kelola perikanan tangkap, hendaknya menyediakan petugas di lapangan, menyiapkan jadwal pendataan dan yang terakhir melakukan survei dilapangan,” ungkap Taufik.

Baca Juga  Akan Dilantik Jadi Pj Gubernur Aceh, Safrizal Berlinang Air Mata Sampaikan Salam Perpisahan di Paripurna DPRD Babel

Taufik juga menjabarkan mengenai data laut Provinsi Bangka Belitung dan PUD Semester I Tahun 2023, untuk Kota Pangkalpinang mendapat predikat volume terendah yakni 1.355.806 kg atau senilai Rp. 53.008.965.000; Sedangkan predikat tertinggi dicapai oleh Kabupaten Belitung dengan volume 45.507.771 Kg atau senilai Rp. 1.391.436.812.500;

Turut hadir dalam kegiatan ini Narasumber Dirjen KKP RI Mikho Amandra, Kabid Perikanan Tangkap Ichsan Afrizal, Ketua Panitia Kegiatan Agus Wahyudi, Validator Perikanan Tangkap se-Babel, koordinator PPI. (Humas DKP Reni Pebrianti)