Di dalam Curahan Hujan

Oleh: Ummi Sulis

Tanggal 17 November 2022, Kamis manis, akhirnya alarm lagi-lagi membangunkan tidurku yang taknyenyak. Biasanya tanganmu yang menyentuh wajahku, menandakan subuh telah tiba. Fajar pun menyingsing mengantarkan sang chandra meninggalkan singgasananya, guna berganti tugas dengan sang surya. Hari ketiga yang tak terbiasa tanpa sesiapa.

Hari itu, aku menunaikan tugas menuju tempat kegiatan. Perjalanan panjang ke tempat pertemuan, berkendara hampir 40 km. Bismillah, semoga hari yang dilalui dalam perjalanan tak diguyur hujan. Menyambangi hari yang terus melaju, memutar waktu dalam putaran pasti demi menggoreskan sebuah ilmu yang akan disampaikan.

Aku bukanlah mesin pintar yang langsung mengerti dengan penjelasan materi. Ternyata sesulit itu memahami suatu penjelasan baru. Tak seperti renjana asmaraloka, selalu terambu untuk gampang teringat. Di luar cuaca sedikit basah, gerimis, seperti hatiku yang dipenuhi gerimis di hari Kamis itu.

Baca Juga  Membaca Kota Menerjemahkan Musim