5 Manfaat Puasa bagi Kesehatan
RAMADHAN, TIMELINES.ID– Ketika berpuasa, tubuh mengalami perubahan sesuai dengan lama waktu berpuasa. Untuk menyerap nutrisi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi, tubuh membutuhkan waktu sekitar 6–8 jam. Ini artinya, tubuh mampu berpuasa bila diberi asupan terlebih dahulu.
Oleh sebab itu, penting untuk makan sahur yang bergizi sebelum menjalani puasa dari terbit hingga tenggelamnya matahari.
Pada kondisi normal, sumber energi utama tubuh adalah gula yang diperoleh dari metabolisme karbohidrat atau gula yang disimpan di hati dan otot. Selama berpuasa, asupan gula ini akan digunakan untuk menghasilkan energi yang diperlukan tubuh. Selain gula, jaringan lemak juga bisa diolah menjadi sumber energi.
Jika sumber-sumber energi tersebut masih belum cukup, tubuh akan membakar protein otot untuk menghasilkan energi. Fase terakhir ini disebut dengan fase kelaparan. Namun, ini hanya terjadi jika seseorang berpuasa selama berhari-hari tanpa berbuka.
Oleh sebab itu, penting untuk makan sahur yang bergizi sebelum menjalani puasa dari terbit hingga tenggelamnya matahari. Kamu juga harus memerhatikan kecukupan cairan untuk mencegah dehidrasi atau kurang cairan selama berpuasa. Selalu konsumsi air putih pada saat berbuka dan sahur.
Selain itu, kamu juga bisa mengonsumsi teh untuk membantu menghidrasi tubuh. Salah satu penelitian menyebutkan bahwa jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, salah satu jenis teh, seperti teh hitam memiliki efek hidrasi yang hampir sama dengan air putih.
Beragam Manfaat Puasa bagi Kesehatan
Berikut adalah beragam manfaat puasa bagi kesehatan yang bisa Anda peroleh:
1. Menurunkan berat badan
Manfaat puasa yang sudah cukup banyak diketahui adalah untuk membantu menurunkan berat badan. Tak hanya itu, puasa juga baik untuk menjaga berat badan tetap ideal.
Penelitian menyebutkan bahwa puasa dapat meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga pembakaran kalori dan lemak di dalam tubuh ikut meningkat. Hal ini bisa membuat berat badan menurun. Dengan begitu, Anda juga akan terhindar dari risiko obesitas.
2. Menjaga kesehatan jantung
Beberapa riset menunjukkan orang yang rutin berpuasa selama sekitar 1 bulan terlihat memiliki risiko yang lebih rendah untuk terkena penyakit jantung, kolestetrol tinggi, dan tekanan darah tinggi, dibandingkan orang yang tidak menjalani puasa.
Ini diduga karena orang yang berpuasa bisa mengatur pola makannya dengan lebih sehat. Selama berpuasa, beberapa orang biasanya akan merubah pola makan menjadi lebih sehat, termasuk dengan mengurangi makanan tinggi lemak. Selain itu ada juga yang mungkin rutin mengonsumsi teh. Teh diketahui mengandung flavonoid yang baik untuk kesehatan.
Mengonsumsi jenis makanan atau minuman yang mengandung flavonoid, seperti teh diyakini bisa mencegah naiknya kadar lemak darah (kolesterol), menurunkan risiko terjadinya diabetes, dan membantu melancarkan peredaran darah.
3. Mengurangi risiko terkena diabetes
Salah satu manfaat lain berpuasa adalah menurunkan risiko diabetes. Hal ini berkaitan dengan efek puasa yang dapat merangsang perbaikan metabolisme tubuh dan meningkatkan kinerja insulin, yakni hormon yang mengatur kadar gula darah.
