Penulis: Raudya Setya Wismoko Putri, M.Pd., Dkk

Perkembangan teknologi telah menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia dan terus mengalami kemajuan pesat seiring waktu.

Sejak era revolusi industri hingga era digital saat ini, teknologi telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk komunikasi, transportasi, pendidikan, kesehatan, dan industri.

Dalam bidang pendidikan teknologi mempunyai pengaruh penting dalam ilmu pengetahuan dimana dalam ilmu pengetahuan para peserta didik di ajarkan tentang gejala dan fakta alam dan dengan adanya teknologi ini manusia megunakan teknologi untuk menerapkan ilmu pengetahuan tersebut (Maritsa et al., 2021).

Teknologi telah membawa perubahan besar dalam dunia pendidikan, baik dari segi metode pengajaran, aksesibilitas, maupun efisiensi pembelajaran.

Seperti dengan adanya internet, siswa dapat belajar dari mana saja dan kapan saja melalui platform e-learning seperti Google Classroom, Coursera, dan Ruangguru yang memungkinkan mereka untuk belajar secara mandiri. Selain itu, pendidikan jarak jauh juga semakin mudah dilakukan dengan bantuan video conference seperti Zoom atau Google Meet.

Teknologi juga membuat metode pembelajaran lebih interaktif melalui penggunaan media seperti video, animasi, dan simulasi yang membuat materi lebih menarik, bahkan dengan pemanfaatan Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) untuk pengalaman belajar yang lebih mendalam (Suryadi, 2019).

Baca Juga  Berpuisi di Alun-alun Toboali, Era Baru Dunia Sastra Bangka Selatan

Dari sisi guru, teknologi meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan pembelajaran, misalnya melalui Learning Management System (LMS) seperti Moodle atau Edmodo yang membantu dalam manajemen materi, tugas, dan penilaian.

Bahkan, kecerdasan buatan (AI) dapat digunakan untuk penilaian otomatis serta memberikan feedback kepada siswa secara cepat (Akbar & Noviani, 2019). Selain itu, teknologi memungkinkan personalisasi pembelajaran, di mana setiap siswa dapat belajar sesuai dengan kecepatan mereka sendiri melalui sistem adaptif berbasis AI, serta memungkinkan kurikulum yang lebih fleksibel dan sesuai dengan kebutuhan individu.

Perkembangan teknologi yang pesat telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pada bidang pendidikan khususnya di bangku sekolah dasar (SD) karakteristik siswa sekolah dasar (SD) mencakup berbagai aspek perkembangan, seperti fisik, kognitif, sosial, emosional, serta moral dan nilai.

Dari segi perkembangan fisik, mereka memiliki energi tinggi dan cenderung aktif bergerak, dengan koordinasi motorik kasar yang lebih berkembang dibandingkan motorik halus. Dalam aspek kognitif, siswa SD berada dalam tahap operasional konkret, di mana mereka mulai mampu berpikir logis tetapi masih membutuhkan benda nyata untuk memahami suatu konsep.

Baca Juga  Perempuan dalam Lingkaran Perdagangan Narkoba

Mereka juga memiliki daya ingat yang baik, meskipun sering kali berpikir secara literal. Selain itu, mereka mulai memahami konsep sebab-akibat serta aturan dalam kehidupan sehari-hari dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi sehingga senang mengeksplorasi hal-hal baru (Marinda, 2020).

Secara sosial, mereka mulai membangun persahabatan dengan teman sebaya dan belajar bekerja dalam kelompok. Keinginan untuk mendapatkan pengakuan dari lingkungan semakin meningkat, dan mereka mulai memahami norma sosial serta aturan, meskipun masih membutuhkan bimbingan dalam menerapkannya.

Dalam perkembangan emosional, siswa SD cenderung mudah mengalami perubahan emosi, seperti cepat merasa senang tetapi juga mudah kecewa. Mereka mulai memahami perasaan orang lain, meskipun masih dalam tahap belajar mengendalikan emosi sendiri (Mahmudinata, 2024).

Oleh karena itu, dukungan serta motivasi dari guru dan orang tua sangat diperlukan untuk membangun kepercayaan diri mereka. Adapun dalam perkembangan moral dan nilai, mereka mulai memahami konsep benar dan salah, tetapi sering kali menilai sesuatu berdasarkan konsekuensinya, misalnya lebih takut terhadap hukuman daripada memahami alasan di balik suatu aturan.

Selain itu, mereka cenderung meniru perilaku orang dewasa di sekitarnya, sehingga lingkungan sangat berpengaruh terhadap perkembangan moral mereka.

Baca Juga  Bijak Bermedia Digital: Menjaga Kualitas Pendidikan di Era Teknologi

Pendidikan di sekolah dasar (SD) sebagai fondasi awal dalam membentuk pengetahuan dan karakter siswa dengan adanya berbagai karaktristik siswa di bangku sekolah dasar (SD) kemajuan pada bidang teknologi sangat membantu dalam pembelajaran di dalam keras di karenakan perkembangan ini turut mengalami transformasi dalam metode pembelajaran akibat kemajuan teknologi yang dapat di gunakan guru dalam menyesuaikan kebutuhan pembelajaran di dalam kelas sesuai dengan karakteristik siswa.

Selain itu, penggunaan perangkat digital, akses internet, serta berbagai aplikasi pendidikan telah menjadi bagian dari proses belajar-mengajar di banyak sekolah.

Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan dasar bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, memperluas akses informasi, serta menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik bagi siswa.

Berbagai inovasi seperti papan tulis digital, buku elektronik, dan platform pembelajaran daring semakin banyak digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar. Guru juga dapat mengoptimalkan teknologi untuk mengelola materi, memberikan evaluasi secara efisien, serta menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan siswa.

Penggunaan teknologi dalam pembelajaran di sekolah dasar (SD) memiliki dampak positif yang signifikan, seperti meningkatkan metode pembelajaran melalui multimedia interaktif, yang membuat proses belajar lebih menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak.