Sehingga penulis memiliki pandangan bahwa yang mempengaruhi kondisi sampah di Pangkalpinag ialah kesadaran masyarakat serta pengawasan yang belum maskimal dari pemerintah setempat. Jadi asas kesadaran yang menjadi tujuan dalam pengelolaan sampah belum tercapai karena masyarakat di Kota Pangkalpinang masih banyak yang membuang sampah sembarangan.

Selain itu penulis berasumsi bahwa tugas dari pemerintah Kota Pangkalpinang sebagaimana yang di jelaskan dalam Perda Kota Pangkalpinang tentang pengelolaan sampah masih harus dimaksimalkan. Beberapa Langkah solutif yang dapat penulis berikan ialah, pertama perlunya upaya edukasi pada masyarakat terkait pengelolaan dan pembuangan sampah dan edukasi mengenai dampak dari penumpukkan sampah kepada lingkungan sekitar.

Kedua perlunya usaha kongkret pemerintah Kota Pangkalpinang dengan memasang cctv di wilayah yang sering mengalami penumpukkan sampah untuk memantau masyarakat yang membuang sampah sembarangan dan memberikan sanksi kepada pelanggar.

Baca Juga  Masih Adakah Kebanggaan Kita?

Selain itu juga tempat pengelolaan akhir (TPA) sampah di Kota Pangkalpinang perlu ditingkatkan lagi dalam pengelolaannya agar tidak memberikan dampak negatif terhadap masyarakat sekitar TPA sampah.

Uraian permasalahan yang sudah penulis paparkan, maka dapat ditarik benang merah kesimpulannya bahwa permasalahan sampah di Kota Pangkalpinang disebabkan oleh kurangnya edukasi kepada masyarakat yang membuat masyarakat tidak tau cara mengelolah dan membuang sampah yang benar, serta kurangnya rasa tanggung jawab masyarakat kepada lingkungan.

Lalu disebabkan juga oleh kurangnya pengawasan oleh pemerintah setempat terhadap tempat yang sering terjadi pembuangan sampah sembarangan, membuat seringnya terjadi kejadian membuang sampah sembarangan, serta kurangnya sanksi kepada pelanggar peraturan.

Baca Juga  500 Lebih Peserta Meriahkan SMARTFREN Run 5K di Pangkalpinang

Hal-hal ini lah yang membuat masalah sampah ini sering terulang lagi di lingkungan Kota Pangkalpingan, jadi diharapkan dengan diadakannya edukasi tentang pengelolaan dan pembuangan sampah di masyarakat Kota Pangkalpinang.