Polri di Tengah Gempuran Pro-Kontra Tambang di Pulau Bangka
Polri di Tengah Gempuran Pro-Kontra Tambang di Pulau Bangka
Oleh: Sindy Ayu Kirana — Wartawan Timelines.id
Polri memiliki peran penting dalam dinamika sosial, termasuk menyelesaikan konflik sosial yang terjadi di masyarakat.
Salah satu konflik sosial yang sering terjadi di Indonesia, khususnya di Pulau Bangka adalah pro kontra pertambangan timah.
Sektor pertambangan timah di Pulau Bangka memang sudah menjadi primadona sejak lama, bahkan sejarah mencatat bahwa penggalian timah di Bangka sudah dilakukan secara tradisional oleh masyarakat lokal sejak masa lalu.
Penggalian timah secara besar-besaran dimulai pada abad ke-18, terutama setelah kedatangan pekerja tambang dari China. Namun, sektor pertambangan timah di Pulau Bangka saat ini mengalami pelemahan, karena beberapa faktor, khususnya kasus korupsi yang melibatkan komoditas timah.
Bahkan, Kejaksaan Agung menerangkan kerugian negara dalam dugaan korupsi timah di wilayah IUP PT Timah Tbk tersebut mencapai Rp300 triliun.
Padahal, pertambangan timah merupakan mata pencaharian utama bagi banyak warga di Pulau Bangka, seperti di Kabupaten Bangka Tengah.
Beragam konflik terjadi, ada yang mengandalkan sektor timah sebagai pekerjaan, namun tak sedikit warga menolak adanya penambangan.
Setidaknya ada dua kawasan pertambangan timah yang sedang berdinamika sosial di Kabupaten Bangka Tengah, yakni kawasan Merbuk dan Batu Beriga.
