Yogi Maulana: Tidak Ada Toleransi Lagi, Selain Cabut Izin Hutan Tanaman Industri PT HLR
Yogi Maulana: Tidak Ada Toleransi Lagi, Selain Cabut Izin Hutan Tanaman Industri PT HLR
BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID – Anggota Komisi III DPRD Bangka Belitung, Yogi Maulana mendukung aksi damai ribuan warga dari 4 kecamatan di Bangka Selatan.
Melihat ribuan warga yang hadir, politisi Gerindra ini menyebut bahwa aksi ini menunjukkan bahwa warga kompak menolak hutan tanaman industri (HTI) PT HLR (Hutan Lestari Raya) di Bangka Selatan.
Politisi asal Bangka Selatan mengungkapkan DPRD Babel sejak 4 Agustus lalu telah melayangkan surat ke Kementerian Kehutanan RI untuk mencabut izin HTI PT HLR.
“Pertama kali, kami berterima kasih ada kedatangan warga Basel dari 4 kecamatan yang menyampaikan aspirasinya menolak HTI. Kami sangat setuju dan mendukung penolakan serta pencabutan izin HTI PT HLR,” kata Yogi, Jumat (8/8/2025) malam.
Menurutnya, Komisi III dan DPRD Babel mengajak para kades yang wilayahnya terdampak HTI untuk menyampaikan langsung surat penolakan dan pencabutan izin itu secara langsung ke Kementerian.
“Tidak ada toleransi lagi, tidak ada kata lain selain cabut izin HTI PT HLR. Asalan yang disampaikan manajemen tentang sosialisasi ke masyarkat itu semuat tidak jelas, Fraksi Gerindra dan Komisi III mencukung untuk mencabut izin HTI PT HLR,” tutup Yogi.
Ribuan masyarakat Kabupaten Bangka Selatan melakukan aksi damai meminta Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Didit Sri Gusjaya mencabut izin hutan tanaman industri (HTI) yang ada di kabupaten Bangka Selatan.
