Strategi Penanaman Nilai dan Karakter Pendidikan Melalui Ranah Sekolah
Strategi Penanaman Nilai dan Karakter Pendidikan Melalui Ranah Sekolah
Oleh: Deby Dkk* — Mahasiswa Universitas Bangka Belitung
Menyadari betapa pentingnya karakter dalam mengembangkan sumber daya manusia (SDM), melalui pendidikan karakter yang dapat dilaksanakan secara tepat.
Pembentukan karakter merupakan sesuatu yang tidak dapat terpisahkan dari berbagai aspek termasuk di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Kondisi yang terbangun dari semua aspek dapat mempengaruhi dalam proses pembangunan pendidikan karakter seseorang atau individu.
Keluarga merupakan fondasi pertama dalam pembentukan karakter anak-anak, sebelum mereka memasuki lingkungan sekolah dan masyarakat. Sekolah sebagai lembaga formal pertama yang menjadi “rumah kedua” bagi anak-anak yang ikut berperan dalam upaya membentuk nilai-nilai dasar melalui interaksi dengan teman sebaya dan guru yang membentuk beberap sikap diantaranya kejujuran, kesopanan, kedisiplinan, penting bekerja sama dan tanggung jawab dalam lingkungan sehari-hari.
Sekolah bukan hanya sebagai tempat untuk belajar pengetahuan akademik, tetapi juga berperan penting dalam pembentukan karakter siswa dengan tersedianya ruang interaksi.
Menurut Sayyid (2024), bahwa pembentukan karakter anak di lingkungan sekolah melalui metode penanaman nilai-nilai moral seperti saling menghormati dan toleransi, menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, guru dan staf sebagai role model untuk anak menjadi teladan, aktivitas ekstrakulikuler membantu anak mengembangkan berbagai keterampilan sosial dan emosional, serta kerjasama dengan orang tua sehingga penanaman nilai tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, namun juga pada aspek afektif dan psikomotorik.
Dalam konteks ini, pengamatan dilakukan di beberapa sekolah yaitu Sekolah Alam Pangkalpinang, SDN 44 Pangkalpinang, SD Islam Al-Azhar 71 Pangkalpinang. Kurikulum yang diterapkan di ketiga sekolah tersebut tentunya memiliki perbedaan, di antaranya Sekolah Alam Pangkalpinang menerapkan kurikulum alam nasional, SDN 44 Pangkalpinang menerapkan kurikulum merdeka, dan SD Islam Al-Azhar menerapkan kurikulum yayasan al-azhar, kurikulum cambridge, kurikulum merdeka.
