Lagu Rindu
Kita pun seperti tidak dekat lagi dan diammu diam menggenggam dendam.
Pergi buang muka, tanpa tegur sapa.
Menyisakan emosi yang tidak terpenuhi.
Lalu kau lempar semua kemarahan, menutup pada kenangan yang kita lalui.
Sungguh.
Tuhan mempertemukan kita, bukan secara kebetulan.
Mungkin ada kisah lain.
Yang kita tidak mampu, menangkapnya.
Setelah tujuh belas tahun menunggu.
Biarkan semua kisah yang kita tulis dalam mimpi.
Tersembunyi di separuh hatimu.
Manggar, 17 Oktober dini hari.
Halaman
1 2
