Oleh: Hendrawan Habang

Raut wajah rupawan
Terpancar aura persahabatan
Senantiasa terukir senyuman manis
Bukan sajian penuh sinis

Tersulam rapi nan indah tutur kata
Terjalin harmoni barisan makna
Pewarnaan artistik bernuansa damai
Menjalar laten telah lama dimulai

Sedikit berbisik hembuskan nada sendu
Semakin didengar semakin merdu
Irama mengalun menelisik hingga gendang telinga
Dininabobokkan, mata terpejam mulut menganga

Membius sukma menggerogoti otak
Saatnya tiba candu bersorak
Kendali penuh, tergapai angan
Laksana unggas makan di tangan

Ohhh…, indah dan merdunya alunan ini
Ohhh…, semakin sayup semakin ingin mendekap
Ohhh…, tetaplah bertutur syair disini
Ohhh…, teruslah berhembus hingga semua terlelap

Baca Juga  Cosmos Abadi di Nagasaki