Misteri Sebuah Lukisan

Oleh: Yoelchaidir

“Sinis bener sorot mate ka neh biar ge ketingok sendu tapi penoh makna. (Sinis sekali sorot matamu. Meski terlihat sendu namun penuh makna),” gumam Nada dalam hati menenangkan diri saat sunyi sepi di pertengahan malam.

Ia terbangun saat tidur pulas di sofa rumah ayahnya.

Nada bangun setelah bermimpi berbicara dengan orang yang ada dalam lukisan.

Seseorang itu menceritakan ada sesosok jiwa yang bersemayam dalam lukisan yang terpampang di dinding ruang tamu berukuran 3 x 4 meter, tepat di atas sofa yang ia rebahkan tubuhnya.

Sebuah lukisan yang pernah menjadi perdebatan saat akan ditempatkan di dinding rumah kini masih terpajang pada dinding rumah pelukis yang bermukim di wilayah ujung Selatan pulau Bangka.

Baca Juga  Mari Bercerita

Sudah lebih dari empat sahabat yang membawa lukisan tersebut pulang ke rumah namun tak lama berselang lukisan tersebut dikembalikan ke sang pemilik.

Karena setelah lukisan itu pidah ke rumah sahabatnya, malah menjadi perdebatan antara anak istri dan sahabat pemilik lukisan.

Hingga lukisan itu dikembalikan lagi ke pemiliknya.

Sebuah lukisan yang terlihat biasa namun setelah diperhatikan dengan seksama, sorot sendu dari mata lukisan wajah tersebut selalu mengikuti gerak yang memperhatikan lukisan tersebut.

“Ka puleng dak lukisan tu, kelak ku tembung baru tau. “Kamu kembalikan lukisan itu, nanti saya bakar, baru tahu),” begitu lah kata istri sahabat yang mencoba membawa pulang lukisan yang sekarang telah kembali ke pelukisnya.

Baca Juga  Mengejar Bayang