Begini Kronologi Aksi Unjuk Rasa Berujung Pembakaran di Kantor PT Timah Belitung Timur
Begini Kronologi Aksi Unjuk Rasa Berujung Pembakaran di Kantor PT Timah Belitung Timur
BELITUNG TIMUR, TIMELINES.ID — Aksi unjuk rasa mengatasnamakan masyarakat penambang terjadi di Kantor PT. Timah dan GBT di Desa Lenggang, Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, Jumat (07/08/2026).
Aksi ini diketahui dilatarbelakangi atas tindak lanjut dari seruan aksi unjuk rasa terkait pembelian bijih timah di Kabupaten Belitung Timur.
Dari informasi yang diterima, kejadian dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Massa bergerak menuju Kantor PT. Timah yang berada di kawasan Pasar Lenggang, Desa Lenggang, Kecamatan Gantung.
Setiba di sana, massa aksi memaksa masuk ke dalam area kantor dan mulai melakukan aksi di sekitar Kantor PT. Timah dan Kantor Wasprod PT. Timah.
Namun demikian, aksi unras sempat mereda usai pihak dari Polres Belitung Timur tiba di lokasi dan bertemu para aksi massa. Di sana, para aksi massa menyampaikan tuntutan yang menginginkan pertemuan dengan pihak PT TIMAH.
Dari pantauan di lokasi, masyarakat menuntut adanya kenaikan harga pembelian bijih timah di Kabupaten Belitung Timur serta meminta agar meja goyang selain mitra PT. Timah atau kolektor dapat membeli bijih timah dari masyarakat.
Meskipun sudah menyampaikan tuntutan, massa masih menunggu kehadiran pihak PT Timah untuk menyampaikan dan mendengarkan tuntutan tersebut.
Namun karena tak kunjung hadir, massa akhirnya kembali memasuki gedung PT. Timah dan mulai melakukan aksi perusakan bangunan dan beberapa kendaraan milik PT. Timah
Setelah di lokasi pertama, aksi massa berlanjut ke Gudang Bijih Timah (GBT) yang berjarak sekitar 300 meter dari kantor PT. Timah. Di sana, massa juga melakukan aksi perusakan di halaman Gudang.
Sekitar pukul 14.00 Wib, perwakilan PT Timah tiba di lokasi dan menerima tuntutan massa dan dilakukan penandatanganan kedua pihak.
Adapun hasil kesepakatan yakni Pihak PT Timah dengan ini menyatakan dengan resmi Bahwa Timah dengan SN 72 dinaikkan Harga yang semula dari Rp170.000 Menjadi Rp200.000 terhitung mulai Besok hari.

