Konferensi Ranting 1 PGRI Kecamatan Toboali: Bukan Sekadar Pergantian Pengurus
Oleh: Noval Syahab — SDN 4 Toboali
Konferensi PGRI bukan hanya menjadi agenda rutin setiap masa bakti 5 tahun sekali. Namun kegiatan ini dijadikan sebagai momentum berharga dan berfokus pada indikator menentukan arah perjuangan organisasi. Hal ini mengidentifikasi bahwa sebagai pendidik dan tenaga pendidik perlu diperkuat dengan menyelami secara langsung melalui organisasi PGRI sebagai salah satu organisasi perjuangan dalam dunia Pendidikan.
Konferensi ranting 1 PGRI Kecamatan Toboali merupakan salah satu agenda rapat anggota dalam organisasi. Konferensi ini merupakan forum organisasi yang tercantum dalam anggaran rumah tangga PGRI Nasional dan telah ditetapkan dalam kongres XXIII PGRI di Jakarta, 1 Maret 2024.
Forum ini menjadi sarana evaluasi sekaligus wadah yang mengamanah kan penyelenggaraan rapat anggota dalam pemilihan pengurus baru atau masa bakti selanjutnya. Forum ini mengakomodir pemilihan pengurus dari beberapa sekolah dalam wilayah kelurahan di Kecamatan Toboali.
Dalam konferensi yang diadakan tentunya secara legal melibatkan beberapa pengurus dan anggota PGRI, diantaranya pengurus lama (demisioner), kepala sekolah, guru beserta tenaga kependidikan di wilayah ranting 1 PGRI Kecamatan Toboali.
Pelaksanaan konferensi ini melibatkan 11 sekolah berstatus negeri dan swasta dalam ranting 1 PGRI Kecamatan Toboali. Peserta pemilihannya dihadiri oleh perwakilan (utusan) dari masing-masing sekolah yang terdiri dari 1 orang kepala sekolah dan 2 orang guru atau tenaga kependidikan.
Sesuai dengan rapat anggota pengurus lama, pada Senin, 1 September 2026 bahwa agenda yang telah ditetapkan adalah konferensi ranting 1 PGRI Kecamatan Toboali masa bakti 2025-2030. Adapun pelaksanaan konferensi tepatnya pada Senin, 14 September 2026 di SD Negeri 4 Toboali.
Lokasi pelaksanaan itu merupakan hasil kesepakatan yang menjadikan sebuah simbol persatuan dan kebersamaan para guru. Nuansa kebersamaan itulah seharusnya menjadi pemantik untuk mencapai kemajuan organisasi perjuangan guru.
Untuk lebih melegalkan konferensi ini tentunya dihadiri oleh perwakilan pengurus PGRI Cabang Kecamatan Toboali yang dihadiri oleh Bapak Ridwan, S.Pd.SD (Ketua). dan Bapak Mansur, S.Pd. (Wakil Ketua). Mereka bertugas memandu sekaligus melantik dan mengukuhkan terpilihnya kepengurusan ranting PGRI yang baru. Selain itu pihak terkait konferensi ini melibatkan panitia pelaksana yang telah bekerja sama dengan pihak sekolah sebagai tuan rumah penyelenggara.
Sesuai dengan nama organisasinya, PGRI merupakan organisasi profesi yang melibatkan pendidik dan tenaga kependidikan. Organisasi ini sebagai wadah perjuangan para guru. Sehingga guru menjadi bagian utama yang berperan guru sangat berarti untuk menentukan arah dan masa depan organisasi.
Dalam konferensi itu juga menjadi momentum berharga dalam pergantian kepengurusan selama masa bakti lima tahun sebelumnya. Dari proses perjalanan organisasi PGRI ini tentu banyak mengalami berbagai kendala baik secara internal maupun eksternal. Makanya dalam kegiatan ini menjadi forum diskusi yang bisa menjembatani ruang refleksi dengan tujuan untuk mengevaluasi secara keseluruhan, dengan melihat kembali apa yang telah dilakukan dan harus diperbaiki sebagai tindak lanjut ke depannya dengan memperhatikan penerapan berbasis aset ataupun kekuatan.

