Dua Sekda, Satu Hari: Catatan tentang Ketekunan, Pembelajaran, dan Pengabdian
Waktu itu tak mudah jadi anggota tim. Mereka mesti bisa menjelaskan tentang Bangka dari segala aspek. Misalnya saja walaupun Fery ketika itu dari dinas pertambangan tetapi ia harus menguasai pula soal lada, pariwisata bahkan ayam Merawang dan lele putih yang jadi materi pameran.
Di situ saya melihat Fery seorang pembelajar yang tekun. Hal itu dibuktikannya lagi ketika sudah menjadi pejabat. Bayangkan bagaimana seorang geolog harus belajar dengan cepat soal uang dan aset ketika memimpin Badan Keuangan Daerah. Di tangannya Babel kemudian memperoleh predikat WTP dari BPK.
Ajudan
Sementara itu sekda Kabupaten Bangka, Haryadi yang biasa dipanggil Didik juga meniti karier dari bawah. Ketika masih lajang ia merupakan seorang ajudan. Menjadi ajudan merupakan salah satu posisi strategis untuk belajar banyak hal.
Mulai dari melayani pimpinan dan masyarakat sampai kepada mengamati secara langsung bagaimana berbagai masalah diselesaikan. Hampir 24 jam seorang ajudan bisa dengan mudah belajar banyak hal langsung dari sumber utamanya.
Tak heran kalau banyak pemimpin yang seolah dikader dalam posisi ini. Lihatlah bagaimana Tri Sutrisno misalnya belajar banyak hal dari mantan Presiden Soeharto ketika ia menjadi ajudan. Atau cukup banyak Kapolri atau Panglima TNI yang sebelumnya pernah mengecap profesi sebagai ajudan orang orang hebat.
Akan halnya Didik, ia merupakan salah seorang ajudan Eko Maulana Ali ketika masih menjabat sebagai Bupati Bangka. Eko merasa cukup puas dengan kinerja Didik. Dalam suatu kesempatan Eko pernah memuji ajudannya itu sebagai orang yang tekun dan rajin.
Begitulah hidup. Kita tak pernah mengetahui bagaimana garis dan nasib akan membawa kita. Namun dari kedua orang biasa yang hari ini dilantik secara resmi sebagai sekretaris daerah kita bisa belajar bahwa ketekunan, keseriusan dan sikap sederhana serta melayani adalah salah satu jalan untuk berhasil di masa depan.
Selamat bertugas sahabat. Semoga amanah menjalaninya. Salam Takzim

