Karya: Hening Cahaya

Diamlah sampai kemarau
Menepi pada bibir waktu
Mengusap segala lara
Dari pertengkaran bathin kita
Yang selalu ego
Merasa paling atas
Merasa paling waras
Paling punya

Tidak pernah beri
Napas segar dalam melangkah
Di mana semua terbaca
Pada gerakan tubuh
Menggoda angin lewat
Nakal mata berkedip kedip
Seperti mau rebah
Saat jedah menahan
Resah lelah berbasah basah