Menjejak Kota Nabi: Kelana Suci Memeluk Rindu di Masjid Nabawi (V)
Hari keempat di Kota Nabi
Oleh: Yak Dand
Ada sekelumit cerita yang terlewatkan pada hari ketiga, bahwa hari ketiga adalah hari pertama Salat Jumat di Nabawi, pertama di tanah Arab. Hari itu hari ketiga di kota Nabi, ya, yang hamba perbanyak hanya selawat, selengkapnya telah dikisahkan sebelumnya.
Hari keempat hari Sabtu, Subuh terbangun dengan badan segar, hamba dan cinta bergegas ke Masjid Nabi. Agak aneh ada banyak askar di jalanan menuju Nabawi, ya, saat itu ada konflik Arab Saudi dan Yaman, maka penjagaan di Arab agak diperketat. Walaupun demikian, tidak menyurutkan jemaah untuk beribadah.
Tetap ada peristiwa yang mengagumkan hari ini. Dari Zuhur ke Asar di Masjid Nabi dihabiskan dengan iktikaf sendiri, karena jemaah perempuan terpisah dengan jemaah laki-laki. Hamba sejak berangkat menuju tanah suci membawa Al-Qur’an saku dengan tekad bisa khatam selama di tanah suci. Dan ada yang mulai membuat hati ini bertanya, setiap mengaji di masjid saat iktikaf, pasti ada yang menyimak dalam diam dengan khusyuk.
Setelah membereskan segala sesuatu, menjelang Magrib hamba kembali ke Masjid Nabawi, tetapi kali ini mencari saf yang selisih beberapa baris dari Raudah, sebab niat ke Raudah tetap ditekadkan. Magrib ke Isya masih di saf yang sama.
Setelah Isya, ada petugas yang menarik batas tirai terpal menutup Raudah, dan karena jarak ke Raudah dekat, hamba hanya bisa bergerak ke ruangan samping Raudah. Setelah berhasil masuk ruang dekat Raudah, pintu Bab Abu Bakar dibuka, jemaah laki-laki seperti biasa berlarian menuju Raudah untuk mengantre.
Alhamdulillah, hamba telah berada di dekat sekat terdekat dari Raudah. Saat antrean rebutan berdesak-desakan, askar berteriak, “Haj suwayya… Harom….. Al haj fisabilillah!” Askar menenangkan dan mengingatkan jemaah yang berdesak-desakan tidak sabar mencapai Raudah. Seketika jemaah merasa tenang. Hamba berkumpul bersama jemaah, diminta duduk menunggu giliran. Hamba ingat duduk berkumpul dengan jemaah dari Indonesia dan Sudan.

