Bergaul Literasi Lintas Daerah, Berkarya Lintas Batas
Bergaul Literasi Lintas Daerah, Berkarya Lintas Batas
Oleh: Iyek Aghnia — Penulis yang tinggal di Toboali
Persahabatan penulis dengan para penulis luar daerah berawal dari sebuah buku antologi bersama yang digagas Duta Baca Indonesia Gol A Gong.
Leksikon menulis nama programnya. Berisikan kumpulan tulisan dari berbagai penulis dan pegiat literasi dari berbagai daerah di Indonesia yang diterbitkan Perpusnas Press.
Sebelumnya, penulis bergaul dengan penulis luar daerah lewat event World Book Daya (WBD) yang digelar Komunitas Rumah Dunia Serang tahun 2017 dan 2018.
Dari mereka, para penulis luar daerah, penulis yang berasal dari kampung, belajar, dan memahami bahwa menulis bukan hanya soal kata, tapi soal memahami Indonesia. Tentang keanekaragaman nusantara.
Menurut penulis, pergaulan dengan penulis dari luar daerah adalah sesuatu yang sangat krusial bagi perkembangan karier, kreativitas, dan mentalitas seorang penulis. Pergaulan literasi adalah sekolah gratis yang paling mahal harganya.
Menembus batas geografis lokal membuka banyak peluang baru yang sering kali tidak ditemukan jika hanya bergerak di lingkaran yang sama.
Dunia literasi Indonesia begitu luas. Jika kita enggan bergaul dengan penulis luar daerah, kita sedang memilih menjadi katak dalam tempurung literasi.
Berinteraksi dengan penulis luar daerah membantu kita sebagai penulis memahami realitas yang berbeda, sehingga memperkaya referensi dan kedalaman cerita yang Anda tulis. Ini memperluas cakrawala dan sudut pandang kita sebagai penulis untuk kebermajuan dunia literasi.
Memperluas jaringan literasi memberikan kita peluang untuk kolaborasi dalam berbagai kegiatan literasi.
Hubungan ini membuka jalan untuk proyek kolaborasi, seperti menulis antologi bersama, menjadi pembicara tamu di komunitas mereka, atau mendapatkan rekomendasi ke penerbit nasional.

