Kepada Pawana
Katya: Laudia Syahrah
Dari aku yang sudah lama menanti
Sebuah langkah dari hati nurani
Ampunan dari sebuah kesalahan
Dari kata yang dijadikan keabadian
Merelakan Nabastala melenyapkan akara
Menuliskan sejarah dari arah tanpa darah
Menyayat remukan kaca dengan arutala
Mengukir jati hingga malam menjadi lara
Halaman

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.