BANGKA, TIMELINES.ID – Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini mengajak peran perempuan khususnya para istri nelayan di Provinsi Bangka Belitung (Babel) untuk beperan aktif menopang ekonomi keluarga. Dengan mengelola hasil tangkapan nelayan, menurut Risma akan terjadi peningkatan ekonomi lebih baik dan naik sampai 30 – 50 persen.

“Kalau hanya program bansos saja, mereka tidak akan keluar dari garis kemiskinan. Jadi yang kita lakukan itu bagaimana membuat pemberdayaan. Sasarannya itu di setiap daerah kantong – kantong kemiskinan itu di profesi nelayan dan petani dan kalau di perkotaan itu UMKM yang skala kecil. Kita coba untuk meningkatkan kapasitas produksinya,” kata Risma saat menyerahkan bantuan 51 unit kapal nelayan di Kampung Natak Lingkungan Nelayan 1 Sungailiat, Selasa (4/7/2023).

Baca Juga  100 Pelajar di Kabupaten Bangka Ikuti FPN RRI Sungailiat 2023 

Selain memberikan bantuan kapal nelayan. Risma juga akan membantu memberikan peralatan UMKM yang telah ia buktikan keberhasilannya.

“Karena itu pada hari ini di Babel ini daerah kepulauan menurut saya produksi laut harusnya sangat bagus. Karena itu perlu dioptimalkan kemudian saya menawarkan bantuan untuk para nelayan melalui Pak Rudianto Tjen,” katanya.

Dia membandingkan penghasilan para nelayan yang menjual hasil tangkapan laut yang dijual utuh dan hasil yang dikelola. Menurutnya daya tahan ikan tidak akan lama sehingga nelayan harus terpaksa menjual hasil tangkapannya dengan harga rendah. Namun ketika hasil tangkapan nelayan dikelola menjadi makanan olahan tentu memiliki nilai jual yang tinggi dan bertahan lama.

Baca Juga  Kejati Babel Pastikan Pengusutan Dugaan Tipikor Jasa Tunda Kapal Terus Berlanjut