KESEHATAN,TIMELINES.ID- Pergi ke kamar mandi dan buang air besar atau feses adalah bagian rutin dari hidup kita. Namun, terkadang proses ini berubah. Ketika memiliki feses yang encer atau berair, itu disebut diare. Ini adalah kondisi yang sangat umum dan biasanya sembuh tanpa intervensi medis.

Diare dapat terjadi karena berbagai alasan dan hilang dengan sendirinya dalam satu hingga tiga hari. Ketika mengalami diare, Bunda mungkin perlu segera ke kamar mandi dan mungkin terjadi lebih sering dari biasanya. Bunda mungkin juga merasa kembung, kram perut bagian bawah dan terkadang mual.

Menurut Cleveland Clinic, meskipun sebagian besar diare dapat sembuh sendiri, terkadang diare dapat menyebabkan komplikasi serius. Diare dapat menyebabkan dehidrasi atau kondisi ketika tubuh kehilangan banyak air, ketidakseimbangan elektrolit, yaitu kehilangan natrium, kalium, dan magnesium yang memainkan peran penting dalam fungsi tubuh yang vital, serta gagal ginjal, atau tidak cukup darah/cairan dipasok ke ginjal.

Baca Juga  10 Manfaat Bayam Merah Bagi Kesehatan Tubuh, Cocok Untuk Program Diet

Ketika mengalami diare, tubuh kehilangan air dan elektrolit bersama dengan feses. Bunda perlu minum banyak cairan untuk menggantikan apa yang hilang. Dehidrasi bisa menjadi serius jika gagal teratasi, memburuk dan tidak ditangani secara memadai.

Apa perbedaan diare normal dan diare berat?

Sebenarnya ada beberapa cara berbeda untuk mengklasifikasikan diare. Jenis diare ini meliputi:

Diare akut: Diare akut yang paling umum adalah diare encer yang berlangsung satu sampai dua hari. Jenis ini tidak memerlukan perawatan dan biasanya hilang setelah beberapa hari.

Diare persisten: Jenis diare ini umumnya berlangsung selama beberapa minggu, atau dua hingga empat minggu

Diare kronis: Diare yang berlangsung lebih dari empat minggu atau datang dan pergi secara teratur dalam jangka waktu yang lama disebut diare kronis.

Baca Juga  7 Manfaat Wortel Bagi Kesehatan, Tak Hanya Baik Untuk Kesehatan Mata

Siapa yang bisa terkena diare?

Siapapun bisa terkena diare. Tidak jarang banyak orang mengalami diare beberapa kali dalam setahun. Ini sangat umum dan biasanya tidak menjadi perhatian utama bagi kebanyakan orang.

Namun, diare bisa serius pada kelompok orang tertentu, termasuk:

●Anak-anak
●Lansia
●Mereka yang memiliki kondisi medis

Untuk masing-masing orang ini, diare dapat menyebabkan masalah kesehatan lainnya.

Bisakah diare membahayakan kesehatan?

Secara umum, diare sembuh sendiri dan hilang tanpa intervensi. Jika diare gagal membaik dan sembuh sepenuhnya, Bunda dapat berisiko mengalami komplikasi (dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit, gagal ginjal, dan kerusakan organ).

Hubungi dokter jika mengalami diare yang tidak kunjung sembuh atau hilang, atau jika mengalami gejala dehidrasi. Gejala-gejala ini dapat mencakup:

Baca Juga  7 Manfaat Quinoa bagi Kesehatan, Bagus untuk Kontrol Gula Darah

●Urine berwarna gelap dan urine dalam jumlah sedikit atau kehilangan produksi urine.
●Detak jantung cepat.
●Sakit kepala.
●Kulit memerah, kering.
●Iritabilitas dan kebingungan.
●Sakit kepala ringan dan pusing.
●Mual dan muntah yang parah, ketidakmampuan untuk mentolerir atau menahan apa pun melalui mulut.

Apa yang menyebabkan diare?