Oleh: Agustian Deny Ardiansyah, S.Pd.

Dua hari lalu pelantikan kepala daerah se-Indonesia telah digelar di Jakarta. Pelantikan ini dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan amanat.

Ketika kembali ke daerah, gubernur, walikota dan bupati terpilih tersebut biasanya akan disuguhkan karangan bunga baik dari masyarakat, organisasi/komunitas masyarakat, Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) atau pengusaha.

Karangan bunga tersebut biasanya dipajang di depan halaman kantor pemerintah daerah atau balai kota yang setelah beberapa hari dipajang  akan disingkirkan atau dibuang begitu saja karena sudah rusak atau layu.

Ketika karangan bunga tersebut dibuang, maka masalah pun muncul, seperti menumpuknya sampah bekas karangan bunga di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang mengakibatkan terjadinya pencemaran lingkungan.

Baca Juga  Pembangunan BUMDes, Langkah Strategis Pemberdayaan Masyarakat di Era Otonomi Daerah

Selain itu, dalam kaitan dampak terhadap lingkungan karangan bunga juga tidak memiliki dampak panjang serta terkesan melakukan “pemborosan” anggaran jika hanya untuk melakukan ucapan selamat kepada  gubernur, walikota dan bupati terpilih.

Walaupun tidak dipungkiri bahwa karangan bunga juga dapat menjadi “jembatan perasaan” rasa suka cita dari berbagai elemen masyarakat kepada, gubernur, walikota dan bupati terpilih.

Kendati begitu, jika ada suatu hal yang bisa lebih bermanfaat, tidak mencemari lingkungan dan memiliki dampak baik dalam waktu lama, kenapa kita sebagai elemen masyarakat tidak memilihnya?

Ya, pasti kita sebagai masyarakat akan memilihnya. Oleh karena itu, dalam kaitan karangan bunga untuk memberi ucapan selamat kepada gubernur, walikota dan bupati terpilih kita bisa ganti dengan pohon hidup.

Baca Juga  Paradoks Rial: Mengapa Iran Tetap Tegak saat Dunianya "Kiamat" di Google?

Kenapa pohon hidup? Sederhananya pohon hidup yang kita berikan dalam ucapan selamat kepada gubernur, walikota dan bupati terpilih tersebut akan memiliki dampak yang lebih panjang serta tidak mencemari lingkungan.

Lalu apa dampaknya dengan mengganti karangan bungan dengan pohon hidup dalam ucapan selamat kepada gubernur, walikota dan bupati terpilih?

  1. Mengampanyekan Kesadaran Lingkungan

Sudah pasti dan tentu dengan mengganti karangan bungan dengan pohon hidup sebagai ucapan selamat kepada gubernur, walikota dan bupati terpilih adalah untuk mengampanyekan kesadaran lingkungan.