Timelines.id

Media Literasi, Sejarah & Budaya

Rabu, 22 Juli 2026
Pantun Semangat Literasi (Bagian IV): Beguyur Ngerumpel Kata

Pantun Semangat Literasi (Bagian IV): Beguyur Ngerumpel Kata

Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang Sang Usang: ”Abis ngakel menang ciro Menang ciro muik ngapi
Pengiyok

Pengiyok

Oleh: Syabaharza Lelaki berambut gondrong itu sering dipanggil pengiyok. Entah sejak kapan
Kita Pernah Bersama

Hanya Rasa Bergejolak

Karya: Hening Cahaya Ros Kita pernah bersama Saling tatap Bicara seadanya Berjalan seperti apa
Kau berhak lelah Namun tidak untuk berhenti Teruslah melangkah Meski bayang-bayangmu menakutimu Ketika hujan meresahkanmu Lebih baik menerobosnya Daripada berteduh di tempat yang salah

Tabir

Karya: Anak Bawang Kau berhak lelah Namun tidak untuk berhenti Teruslah melangkah Meski

Bangun, Nak

Oleh: Yudha Adinata Memandang di kejauhan Nyiur melambai-lambai diterpa angin yang meradang Ombak
Hujan Rindu

Hujan Rindu

Karya: Anak Bawang Awan kelabu, langit bergemuruh Derasnya hujan mandikan bumi Bising atap karena
Bangka Selatan Rumah Literasi

Bangka Selatan Rumah Literasi

Oleh: Putri Simba Di kabupaten yang damai… Berdiri rumah nyaman penuh arti Yaitu rumah Bangka
Sarjana di Atas Meja, Sabun di Atas Bak

Sarjana di Atas Meja, Sabun di Atas Bak

Oleh: Kaum Pecinta Damai Di balik jas yang mulai memudar warnanya, Ia berdiri tegak menyeka debu
Rusip

Rusip

Rusip (Renungan Sumbang Ibu Pertiwi) Oleh: Sang Peramu Aksara (Agus Bachtiar.

Sungailiat Kotaku

Karya: Heru Sudrajat Kotaku terlelap tidur Dalam mimpi panjang Pada bisingnya kehidupan Tidak mapan
Jabak

Jabak

Jabak (Jangan Biarkan Aku Kalap) Oleh: Sang Peramu Aksara (Agus Bachtiar.
Pantun Semangat Literasi (Bagian IV): Ngumpel yang Dikiso

Pantun Semangat Literasi (Bagian IV): Ngumpel yang Dikiso

Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang Sang Usang: ”Ngunyak paoh kurang nue Ilang masem agak manis
Di Bawah Langit yang Mulai Kabur

Di Bawah Langit yang Mulai Kabur

Oleh: Hari Aprizal Di era yang arah anginnya kian tak jelas kebijakan datang seperti kabut tipis
Di luka Itu Ada Ketenangan

Di luka Itu Ada Ketenangan

Karya: Hening Cahaya Cha Cha Apa kabar? Berbulan bulan tak menyapa Yang ada kekesalanmu Sakit hati
Mimpi Warisan

Mimpi Warisan

Oleh: Syabaharza Pagi itu Warisan duduk bersama istri tercintanya. Dengan hanya memakai kaos
Sudah ditampilkan semua