Timelines.id

Media Literasi, Sejarah & Budaya

Senin, 14 September 2026

#Pekan Sastra

Pelangi di laut Samudera

Karya Laudia Syahrah Berbalik arah pada tempat yang bukan rumah Banyak sekali menyakiti hati dengan

Aku Kembali

Karya Yoelchaidir Malam mengiring kelam Kutatap wajah mu dalam gelap Secarik harap yang polos

Mengenal Pantang Larang (9)

Oleh: Meilanto 1. Nyisip daun saat ujan panas. Kepercayaan ini berkembang di dunia anak-anak.

Senyuman Mentari

Karya Laudia Syahrah Berganti warna dari arah yang sempurna Ku sambut indah dari sebuah dialog
Aku Mengenalmu

Ya sudahlah

Karya RWS, Basel-Indonesia Kejar jabatan, dia berlari Ya sudahlah Jabatan datang, tapi tidak abadi

Pantun Pemilu

Karya Rosyandi Ateng Pagi-pagi makan tekwan Tekwan dibikin pakai ikan kakap Bulan sekarang

Sandikala Gulana

Karya Laudia Syahrah Merpati putih dari corak album biru Merobek gambar diri kala jauh dengan
Rindu di Ujung Waktu

Doa di Ujung Asa

Karya Yoelchaidir Khayal khayal bebas tanpa Aral Menggenggam erat mimpi yang kian menepi Di riak

Memati Rasa sebelum Tiba

Karya Yoelchaidir Diam Bagian hati yang berkata Yang berkata tak bicara Tak bicara tersirat makna

Batas Pesan

Karya Laudia Syahrah Mengagumi hari dari senyuman mentari Menjadikan akal sebuah argumentasi

Lewat Jalur Langit

Karya RWS, Basel~Indonesia Tidak masuk akal! Orang selalu mengenakan jam tangan. namun, masih
Bila Babu Lahirkan Tuang

Aku dan Bayanganan

Karya Yoelchaidir Bayangan Aku kan setia Ketika cahaya menerpa Aku kan pamit Ketika cahaya punah

Jika Suatu Hari Nanti

Karya Abrillioga, SH Jika suatu hari nanti, Kau menanyakan tentang keberadaanku dan apa kabarku? ;

Fana Merah Jambu

Karya Laudia Syahrah Tergaris indah dari sebuah mata Menatap dingin sebuah warna dari ceritanya

Memelas Wajah demi Suara

Karya: Yoelchaidir Syahdu Bayu menyapa Melambai tinggal kan dermaga Gemercik alun berdendang
Sudah ditampilkan semua