Nganggung: Tradisi Budaya, Sumber Nilai dan Identitas Pulau Bangka (Selesai)
Hal tersebut terlihat ketika seseorang rela meluangkan waktu untuk membuat makanan yang akan disajikan dalam tradisi nganggung.
Nilai solidaritas juga tercermin dari bentuk gotong-royongan Masyarakat Pulau Bangka ketika membawa makanan menuju surau atau masjid, dimana sesampainya di surau atau masjid makanan diletakan tanpa membeda-bedakan golongan.
Nilai solidaritas nganggung memperlihatkan adanya empati dan rasa peduli masyarakat Pulau Bangka terhadap individu satu dengan lainya melalui kegiatan nganggung.
Nilai soliditas merupakan nilai nganggung yang berfungsi mempererat hubungan kebersamaan individu terhadap komunitas masyarakat, hal itu tercermin dari posisi duduk tradisi nganggung yang saling berhadapan.
Nganggung sebagai pemererat kebersamaan dikarenakan nganggung tidak mengenal perbedaan kelas ekonomi dan latar belakang individu.
Nilai-nilai kebersamaan itulah yang dikenal sebagai alat untuk memperkuat soliditas.
Nilai yang bila dibiarkan akan tergerus oleh arus perubahan dan menjadikan individu bersikap individualis dan tak lagi melihat kebersamaan sebagai pemersatu hubungan.
Ngangung sebagai bentuk tradisi yang memiliki nilai kebersamaan dan pemersatu harus tetap di jaga eksistensinya untuk menjaga harmonisasi kehidupan sosial.
Nilai demokrasi merupakan nilai nganggung yang memperlihatkan hubungan musyawarah mufakat dalam membahas kepentingan umum di masyarakat Pulau Bangka.
Nilai demokrasi pada tradisi nganggung memberikan ruang bagi masyarakat untuk memberikan pendapat atas rancangan kegiatan atau pemecahan masalah pada suatu persoalan yang ada di tengah masyarakat Pulau Bangka.
Nilai demokrasi dalam tradisi nganggung tercerim dari aktivitas nganggung yang biasanya diisi dengan ceramah, doa bersama, dan membahas persoalan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat untuk dipecahkan secara bersama-sama melalui musyawarah mufakat.
Hal tersebut membuktikan nganggung merupakan cara efektif dalam pengambilan keputusan dengan melibatkan semua elemen masyarakat secara demokratis.
Nilai Keadilan merupakan nilai nganggung yang tercermin dari pembauran peserta nganggung yang tidak tersekat oleh perbedaan status sosial dan ekonomi di masyarakat Pulau Bangka.
Hal tersebut memberikan rasa keadilan karena tidak ada pembeda antara masyarakat dengan status sosial pejabat atau masyarakat jelata.
Semua elemen membaur menjadi satu untuk menunjukan sisi religiusitas, solidaritas, soliditas, dan demokrasi.
Nganggung memiliki nilai keadilan karena dalam setiap kegiatan nganggung makanan tidak hanya ditanggung oleh satu orang namun semua warga desa yang berdiam di tempat tersebut baik warga asli atau pendatang.
Hal tersebut memberi makna keadilan karena semua aktivitas pada acara nganggung dipukul rata oleh semua masyarakat tanpa membedakan latar belakang individu.
Nganggung sebagai tradisi, budaya, sumber nilai dan identitas Pulau Bangka.
Harus dijaga eksistensinya dalam kegiatan di dalam masyarakat baik melalui pemerintah, seniman, budayawan, dan para pendidik.
Terlebih nganggung dapat menjadi sarana terbentuknya kerukunan di dalam masyarakat Pulau Bangka. Amin Ya Robal Alamin. (Selesai).

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.