Karya: Khoiria Apriza

 

“Lo yakin?”

“Ya mau gimana lagi, Mama udah terlanjur bilang sama dia.” ujar seorang gadis dengan hijab pashmina berwarna putih. Terlihat ia sedang duduk bercermin.

“Aneh ya mama Lo. Udah zaman modern gini, Malah anaknya dijodohkan. Padahal kan, selera setiap anak beda-beda,” Angel, terkekeh geli.

“Tau tuh mama. Kesel tau, mana kalau gue tolak, kata nya nama gue bisa di coret dari kartu keluarga,” Adiba nampak cemberut.

“Sabar ya. Siapa tau, mama lo jodohin sama cowok ganteng, sholeh, kaya raya. Iya kan?”

“Iya juga sih. Tapi kalau ternyata, Mama malah jodohin sama Om-om gimana?” ujar Adiba dengan menggigit-gigit ujung kuku tangan kanannya.

“Ya enggak mungkin lah. Udah berdoa aja, semoga bukan om-om tapi kakek-kakek. Haha..” Angel tertawa terbahak-bahak.

Baca Juga  Naik 2 Persen, 182 Tenaga Kerja Lokal Basel Terserap Tahun 2024

“Ihh Angel!” Adiba melempar guling ke arah Angel. Dengan sigap Angel menangkapnya.

“Btw gue udah cantik belum? Baju gue aneh enggak sih?” tanya Adiba, ia nampak serasi dengan gamis berwarna biru dongker dengan hijab pashmina plisket berwarna putih.

“Udah lebih dari sepuluh kali, Lo tanya gitu terus Diba,” Angel memutar bola matanya malas.

“Ya kan gue mau ketemu calon suami, harus cantik dong! Ya,, walaupun gue di jodohkan..” Adiba mengoleskan sedikit liblam ke bibir nya.

“Udah cantik kok. Yuk cabut, entar dia keburu datang lagi”

Setelah beberapa menit kemudian, akhirnya mereka berdua telah sampai di kafe tempat Adiba janjian dengan calon suaminya.

“Btw, ini Lo ketemuan dulu gitu ya? Kalau cocok lanjut tunangan?” tanya Angel, ia menarik kursi lalu mendudukinya.

Baca Juga  Lelaki Tua yang Memikul Dua Kanak-kanak di Bahunya

“Iya kurang lebih nya gitu deh,” jawab Adiba.

“Lo kan belum pernah ketemu sama dia. Terus, cara Lo tau kalau itu dia, gimana?” tanya Angel kembali.

“Kita sebelum nya udah janjian. Dia pakai Hoodie biru Dongker sama celana hitam. Gue pakai Gamis Dongker. Intinya Dongker-dongker gitu,” jawab Adiba lagi.

“Belum apa-apa aja udah Couple, romantis Lo!”

“Iya dong, Eh Lo tunggu di sini bentar ya. Gue kebelet nih,” ujar Adiba kemudian berdiri dari kursinya.

“Ya udah sono! Jangan lama-lama! Entar dia ngira nya gue lagi yang mau di jodohkan sama dia.”

“Iya enggak lah, Lo pakai gamis Milo gitu. Bentar doang kok.”

Baca Juga  Keren, Pelajar asal SMAN 1 Airgegas Dipanggil Seleksi Timnas Sepakbola Pelajar U 18

Adiba kemudian segera berjalan menuju ke toilet. Setelah selesai dengan urusan panggilan alam, Adiba berdiri di depan cermin untuk membenarkan hijabnya.

Ting!

Adiba segera melihat nontifikasi WhatsApp dari headphonenya. Ternyata, Arkan. Calon imamnya itu yang mengabarinya bahwa ia sudah sampai. Adiba segera memasukkan headphonenya kedalam tas, kemudian berlalu keluar toilet.

Di jalan, Adiba membalas chat dari Angel, Agar suruh cepat karena Arkan sudah sampai.

Bruk!!

Karena terlalu asik bermain headphone, Adiba menabrak seseorang.

“Maaf, saya enggak sengaja” ujar lelaki tersebut.

“Saya yang harus nya minta maaf. Eh, tunggu,” Adiba melirik dari atas sampai bawah memperhatikan laki-laki tersebut. “Arkan ya?” lanjut nya sambil menunjuk laki-laki tersebut.

“Iya, kok bisa tau?” tanya lelaki tersebut sambil mengerutkan keningnya.