Memelas Wajah demi Suara
Perhelatan menjadi ajang berbenah diri
Ada ragu dlm jiwa menghantui
Di mana aku kemana aku Selama ini
Empat tahun bertahta berdiam kata
Kini hadir memelas wajah tawar menawar meminta suara
Dengan janji rakyat sejahtera ternyata hanya lah cerita
Aspirasi tertampung terasa basi
Apa mungkin kan menggantung dasi
Jadwal rapat tak lagi di peduli absen masal menjadi ciri
Rakyat kian merasa tersayat hanya lah peran dalam hikayat
Sumpah dan janji tak lagi pasti
Seakan hidup tak akan mati
Kita hanya lah sesaat setelah itu pasti kembali
Yoelchaidir, seniman Bangka Selatan yang telah menulis ratusan puisi. Ia berencana membukukan karyanya pada tahun ini.
Halaman
1 2

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.