Karya Jemi Batin Tikal

matahari di balik punggung
perlahan tenggelam
sebelum cahaya padam
kau berkata

dengarkan deru ombak itu
yang menenangkan

lalu kita sama membisu
memandangi muka laut serupa kaca
ditimpa cahaya
desau angin kadang meningkahi
sesekali sunyi menyergap
membuat dada terasa berat
tapi kita tak tahu itu apa

tak ada kejutan
kita sama mengerti bahwa kesedihan
takkan mampu ditampung
luas-dalam lautan

Baca Juga  Sang Pemancar Sinar