Lemak susu dalam keju mengandung asam linoleat terkonjugasi. Asam ini dapat membantu meredakan peradangan.

Tak hanya itu, senyawa yang juga dikenal dengan nama conjugated linoleic acid (CLA) ini juga dapat membantu mencegah penyakit jantung dan obesitas.

7. Sumber protein tinggi

Menurut jurnal ilmiah berjudul Cheese Ingestion Increases Muscle Protein Synthesis Rates Both at Rest and During Recovery from Exercise in Healthy, Young Males: A Randomized Parallel-Group Trial, yang dipublikasikan di The Journal of Nutrition, keju merupakan sumber protein yang sangat baik.

Tubuh membutuhkan protein untuk pembentukan, pengaturan, perbaikan, dan perlindungan. Tanpa asupan protein yang tepat, kamu berisiko mengalami retensi cairan dan penyusutan jaringan otot. Konsumsi protein meningkatkan tingkat sintesis protein otot.

Baca Juga  5 Penyebab Kekurangan Kolagen, Nomor 3 Sering Terjadi Tanpa Sadar

8. Baik untuk gangguan tiroid

Hormon tiroid berfungsi mengatur hampir semua fungsi metabolisme tubuh. Terlalu banyak (hipertiroidisme) atau terlalu sedikit (hipotiroidisme) produksi hormon-hormon ini dapat membuat tubuh kehilangan keseimbangannya.

Ada banyak hal yang dapat dilakukan untuk mencegah berkembangnya gangguan tiroid, seperti nutrisi tepat. Menambahkan keju ke dalam pola makan dapat mengatasi masalah ini. Jenis cheddar, bisa menjadi sumber selenium yang bagus untuk mengatasi tiroid.

9. Meningkatkan imun tubuh

Keju yang diperkaya dengan bakteri probiotik, dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah imunosenesens. Imunosenesens adalah kondisi penurunan imun tubuh akibat pertambahan usia.

Probiotik mirip dengan bakteri yang ditemukan di usus manusia, tempat sebagian besar sistem kekebalan tubuh berada. Kekebalan alami pada lansia dapat ditingkatkan dengan memberikan asupan probiotik, salah satunya keju.

Baca Juga  Cara Jitu Menjaga Kondisi Tubuh Biar Tetap Sehat Dimusim Hujan

Hal ini dikuatkan oleh jurnal ilmiah berjudul Cheese — acting as ‘carrier’ for probiotic bacteria — found to improve immune response of elderly yang dipublikasikan oleh FEMS Immunology & Medical Microbiology.

Pertambahan usia dapat menghilangkan kemampuan tubuh membunuh sel tumor dan mengurangi respon imun terhadap vaksinasi dan infeksi. Di sinilah peranan konsumsi keju, membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Bahkan, mengatasi kerusakan sistem kekebalan pada lansia.

10. Menjaga kesehatan pembuluh darah

Keju merupakan sumber glutathione yang baik. Antioksidan ini bekerja membantu menjaga kesehatan pembuluh darah. Pembuluh darah yang sehat juga berdampak pada kesehatan otak.

11. Meningkatkan massa tubuh tanpa lemak

Kaya akan asam lemak esensial, seperti CLA membuat produk ini juga baik untuk kesehatan. Pasalnya, senyawa ini dapat mengaktifkan mekanisme pertahanan alami.

Baca Juga  10 Manfaat Ginseng Cocok Digunakan Para Lelaki

Hal tersebut dapat mencegah beberapa gangguan kesehatan seperti menghambat perkembangan aterosklerosis, mendukung metabolisme tubuh, sekaligus meningkatkan massa tubuh tanpa lemak.(***)