Namun saat direalisasikan hanya Rp12 juta untuk peraih medali emas, Rp5 juta medali perak dan Rp3 juta medali perunggu. Padahal Pemkab Bangka Selatan tidak pernah menjanjikan bonus apapun kepada para atlet.

“Atlet tidak menyalahkan pemerintah daerah, akan tetapi tugas pemerintah daerah memberikan solusi. Setelah saya cek dokumen notulennya juga tidak ada tanda tangan. Ini yang menjadi dasar ketua KONI berani memberikan statement bonus,” papar Riza.

Lebih jauh ungkap politisi PDI-P ini, dirinya tak mengetahui keributan ini dilakukan secara sengaja atau tidak.

Karena semuanya bermula dari pernyataan ketua KONI Bangka Selatan soal pemberian bonus.

Oleh karena itu, dia sempat menantang para atlet untuk membeberkan satu kesalahan pemerintah dalam pemberian bonus para atlet.

Baca Juga  Tim Operasi RSUD Basel Berhasil Angkat Tumor Kista Seberat 10 Kg

Padahal Pemkab Bangka Selatan adalah pejuang kesejahteraan para atlet.

Riza mengklaim baru kepemimpinan dirinya 40 orang atlet diangkat menjadi petugas pemadam kebakaran.

Atlet berprestasi di kancah nasional langsung dirinya jemput di bandara dan diberikan bonus dengan merogoh kocek pribadi.

“Ketika masyarakat saya berprestasi InsyaAllah saya akan mengapresiasi dengan cara saya. Tidak mungkin warga Bangka Selatan berprestasi tidak kita apresiasi,” urainya.

Kendati demikian kata Riza, menyikapi polemik ini dirinya langsung mengambil sikap dengan

Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) setempat. Pemkab Bangka Selatan siap menambah bonus atlet sesuai kesepakatan KONI, dengan catatan melihat kemampuan keuangan daerah.

Saat ini anggaran Pemkab Bangka Selatan tengah dilanda defisit puluhan miliar rupiah.

Baca Juga  Jadi Tersangka Tipikor, Kades Simpang Rimba Diberhentikan Sementara

Janji Riza penambahan bonus dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2024 mendatang.

Dengan meminta dukungan para atlet agar mampu direalisasikan oleh DPRD Kabupaten Bangka Selatan. Supaya semangat para atlet untuk berprestasi pada ajang olahraga tidak pudar.

“Saya perintahkan langsung rapat dengan TAPD rapat langsung dengan mereka. Jadi merekalah nanti akan bersepakat sesuai dengan kemampuan daerah,” tutup Riza.