3. Obesitas

Bila kamu berniat untuk menurunkan berat badan, caranya bukan dengan melewatkan sarapan, ya. Tidak makan pagi justru bisa meningkatkan risiko terjadinya obesitas, lho.

Ketika tidak sarapan, kamu akan cenderung makan lebih banyak di siang hari serta tergoda untuk makan camilan tinggi lemak dan gula sebagai pengganjal perut. Nah, kebiasaan inilah yang akhirnya membuat berat badan meningkat.

4. Penyumbatan pembuluh arteri

Sebuah penelitian menemukan bahwa orang yang tidak terbiasa sarapan lebih rentan mengalami penyumbatan arteri jantung atau aterosklerosis dibandingkan dengan mereka yang rutin sarapan.

Kondisi ini disebabkan oleh timbunan lemak, kalsium, dan peradangan di pembuluh arteri. Sumbatan dapat membuat arteri menjadi keras dan menyempit. Akibatnya, kamu rentan terkena serangan jantung dan stroke.

Baca Juga  4 Tips Mengurangi Batuk pada Pasien TBC

Di samping penyakit di atas, sering lupa sarapan juga tidak baik untuk anak-anak. Perlu kamu ketahui, sarapan memberikan anak nutrisi dan energi yang diperlukannya untuk beraktivitas dan belajar.

Kalau anak tidak makan di pagi hari, ia akan sulit untuk berkonsentrasi, lebih cepat lelah, dan rewel. Akibatnya, proses belajarnya di sekolah bisa terganggu.

Sarapan memang penting, tetapi menu sarapan yang kamu konsumsi juga tak kalah penting. Pilihlah menu makanan sehat yang mengandung karbohidrat, protein, lemak, dan serat. Kamu bisa mengonsumsi telur, oatmeal, kacang-kacangan, yoghurt dan buah-buahan ketika sarapan.

Nah, jika kamu tidak sempat sarapan karena adanya kegiatan mendesak, pastikan membawa makanan yang bisa kamu jadikan brunch.

Baca Juga  5 Kegiatan Me Time yang Bisa Dilakukan Bunda saat Hamil

Kalau kamu punya pertanyaan terkait manfaat sarapan atau kebingungan menentukan menu sarapan yang sesuai dengan kondisi kesehatanmu, tanya langsung ke dokter, ya.(Dilansir dari Alodokter.com)