Penulis: Indra Pirmana

Taman Bacaan Masyarakat (TBM) di setiap daerah bisa meningkatkan minat literasi secara merata di berbagai lapisan masyarakat. Bukan hanya itu, waktu membaca tidak terlalu banyak batasan berbeda dengan di sekolah.

Hanya hitungan menit dalam memanfaatkan waktu fokus ke perpustakaan karena sudah terjadwal sesuai KBM sehingga dengan waktu terbatas jadi harus mengimbangi antara waktu belajar, ke perpustakaan dan ke kantin. Kalau di TBM memiliki waktu yang cukup luang untuk membaca.

Bahkan bisa dari lapisan masyarakat yang memanfaatkan TBM untuk membaca secara gratis apalagi di bulan Ramadan ini bisa memanfaatkannya dengan baik sambil menunggu berbuka puasa.

Adapun manfaat TBM adalah:

  1. Meningkatkan Minat Baca

Melalui TBM di daerah yang mudah dijangkau dengan waktu hitungan detik dapat membuka peluang bagi masyarakat  untuk mengembangkan literasi sejak dini.

  1. Menciptakan Kreativitas yang Unik
Baca Juga  Politik Gagasan, Gagal?

Di setiap TBM yang ada di daerah dapat memunculkan kreativitas dari lapisan masyarakat yang berbagai karakter seperti ada yang rajin membaca, menulis, menggambar, dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan literasi.

  1. Memberantas Buta Aksara

TBM berperan penting untuk memberantas buta aksara. Karena, belum semua masyarakat bisa membaca secara baik bahkan masih ada yang belum bisa membaca.

  1. Memfasilitasi Pengembangan Potensi Masyarakat

Tersedianya sumber bacaan yang relevan di TBM  dan berkualitas sesuai jenjang usia.

  1. Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Membantu masyarakat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, mandiri, dan menambah wawasan.

Dari ke lima manfaat TBM di atas bahwa melalui kehadirannya sebagi pondasi utama untuk meningkatkan literasi apalagi di pelosok negeri.

Baca Juga  Mekkah: Mutiara dalam Cengkeraman Zaman Jahiliyah

Mengingat di zaman yang penuh dengan digital dan serba canggih ini. Maka, semakin banyak masyarakat datang ke TBM di daerahnya baik pribadi maupun umum.  Merupakan salah satu bagian terpenting dalam menumbuhkan literasi.

TBM yang unik dan menyenangkan untuk membaca setiap daerahnya.  Akan menarik minat masyarakat untuk lebih sering meluangkan waktu untuk berkunjung ke TBM demi memanfaatkan buku sebagai sumber informasi.

Dengan demikian, secara tidak langsung akan menumbuhkan minat baca setiap harinya bahkan bisa berkolaborasi dalam bekerja sama membantu dinas perpustakaan dan kearsiapan daerah dalam menambah daftar kunjungan. Di samping itu sebagai tambahan untuk mewujudkan literasi hebat dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Hal ini penting, karena minat baca yang tinggi akan memengaruhi kebiasaan belajar masyarakat di masa depan. Apalagi di setiap TBM sudah menyediakan buku-buku yang sesuai dengan jenjang minat baca.

Baca Juga  Partai Pengemis Nusantara

Seperti menyediakan buku fiksi, nonfiksi, dan buku edukatif lainnya untuk membantu menambah wawasan pembacanya. Buku-buku edukatif artinya   dapat membantu masyarakat mempelajari berbagai hal baru dengan cara yang menyenangkan agar masyarakat yang berbeda karakter memiliki insan intelektual yang kritis, inovatif, dan bisa belajar mandiri.

Melalui TBM yang ada di daerahnya masing-masing maka akan memperoleh pengetahuan tambahan secara merata tanpa harus sering datang ke perpustakaan yang cukup jauh jaraknya.

Keberadaan TBM selain tempat untuk membaca buku tetapi juga untuk membangun kebiasaan positif yang mendukung perkembangan masyarakat dan bisa mengurangi penggunaan gadget.