Ulama Pulau Bangka Temui Ketua DPRD Babel, Sampaikan Keluhan Antrean BBM di Luar Batas Kewajaran
Ulama Pulau Bangka Temui Ketua DPRD Babel, Sampaikan Keluhan Antrean BBM di Luar Batas Kewajaran
PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menerima audiensi dari perwakilan ulama se-Pulau Bangka untuk membahas persoalan antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berdampak luas terhadap perekonomian dan aktivitas keagamaan masyarakat.
Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Sri Gusjaya mengatakan dampak kelangkaan BBM saat ini tidak hanya dirasakan oleh para pengguna kendaraan, tetapi juga memicu kenaikan harga bahan pokok dan kerugian materiil para pedagang akibat distribusi barang yang terhambat.
“Dari pengakuan pedagang ada yang mengalami kerugian besar karena tidak bisa menyuplai barang karena tidak mendapatkan BBM, jadi barang dagangannya busuk” kata Didit di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan situasi antrean BBM di Bangka Belitung sudah sampai pada tahap yang mengkhawatirkan dan di luar batas kewajaran dan banyak warga yang mengantre melewatkan waktu sholat maghrib dan isya.
“Menurut kami, ini sudah di luar batas kewajaran,” ujarnya.

