Remaja Perempuan di Bangka Selatan Terpapar Narkoba Sejak SD, BNNK Rehabilitasi ke RSJD

BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID – Seorang remaja perempuan berusia 15 tahun di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) harus menjalani rehabilitasi setelah diketahui menjadi korban penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan ekstasi. Bahkan, berdasarkan hasil skrining, anak tersebut telah mengenal sabu sejak duduk di bangku kelas VI sekolah dasar.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bangka Selatan merujuk dan mendampingi remaja berinisial NA tersebut ke RSJD dr. Samsi Jacobalis Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk mendapatkan penanganan medis dan psikologis lebih lanjut, Rabu (21/10/2026) lalu.

Kepala BNNK Bangka Selatan, Hendra Amoer, S.E., M.M., mengatakan pendampingan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan layanan rehabilitasi kepada korban penyalahgunaan narkotika, terutama anak yang membutuhkan penanganan khusus.

“NA sebelumnya terjaring dalam operasi gabungan BNNK Bangka Selatan bersama Satresnarkoba Polres Bangka Selatan di sebuah pondok di Kecamatan Toboali. Setelah dilakukan skrining, petugas mengetahui adanya riwayat penggunaan sabu dan ekstasi pada anak tersebut,” jelas Hendra Amoer, Jumat (23/10/2026).

Berdasarkan hasil skrining, remaja perempuan ini mulai menggunakan sabu akibat ajakan teman yang usianya lebih tua. Dalam satu tahun terakhir, ia dilaporkan menggunakan sabu dan ekstasi setiap hari.

Melihat kondisi tersebut, petugas menilai NA membutuhkan rehabilitasi rawat inap. Tim rehabilitasi BNNK Bangka Selatan yang terdiri dari konselor adiksi Dinda Mauludi, S.Psi., dan asisten konselor adiksi Nirwana, A.Md.Kep., kemudian berkoordinasi dengan pihak rumah sakit sebelum membawa NA bersama keluarganya untuk menjalani pemeriksaan.