Timelines.id

Media Literasi, Sejarah & Budaya

Minggu, 14 Juni 2026

#Pekan Sastra

Lilin

Lilin

Oleh: Hendraone Habang Lilin redup, sumbu mulai pendek Seiring pendar cahaya tak lagi meluas
Waktu yang Hilang

Waktu yang Hilang

Oleh: Hening Cahaya (untuk dr Rosa) Waktu yang hilang. Terseret putaran jarum jam. Tidak akan
Panggung Kosong

Panggung Kosong

Oleh: Hendraone Habang Kita pemeran kesenian Mengungkapkan makna dengan peran Peran yang dihiasi
Belajarlah Melepaskan

Belajarlah Melepaskan

Oleh: Yudha Adinata Perjalanan ini mendaki Menuju puncak misteri hidup jangan kau pikir aroma hujan
Lidah di Panggung, Hati di Ruang Gelap

Lidah di Panggung, Hati di Ruang Gelap

Oleh: Ahmad Gusairi Negeri  ini gemar merayakan kata, para pejabat janji seperti benih yang lupa
Pantun: Serumpun Sebalai Cinta Damai

Pantun: Serumpun Sebalai, Negeri yang Cinta Damai

Pucuk Mayang terus bergoyang… Sebab angin tak kunjung hilang… Kalau lah ada yang jadi
Kau Ingin Abadi

Kau Ingin Abadi

Karya: Hari Aprizal Kau ingin abadi di foto atau di tulisan? Aku bertanya pelan Sebab aku bisa
Ngobeng dan Strongkeng

Ngobeng dan Strongkeng

Oleh: Syabaharza Jika mengulik kembali ke masa lalu. Dahulu ketika ada seseorang yang meninggal
Pray for Indonesia

Pray for Indonesia

Oleh: Ummi Sulis Penat hati memantau kondisi ingar bingar serta degup laju masalah permasalah
Bangka Belitung di Persimpangan: Antara Ekonomi dan Ekologi Pasca Tambang

Balai Damai

Oleh: Abu Khalid Di sini… Kami dilahirkan Kami dibesarkan Kami belajar Kami berjuang Kami
Aku Mengenalmu

Aku Mengenalmu

Oleh: Hening Cahaya (Untuk dr Rosa) Aku mengenalmu waktu itu. Dideretan seragam putih abu abu. Yang
Serumpun Kenangan

Serumpun Kenangan

Oleh: Yudha Adinata Serumpun kenangan hadir Tunasnya memang meranggas Tapi akarnya masih
Bukan yang Pertama

Sajak Dungu dan Noda Hijau

Oleh: Muhammad Faiq Elfaruq Negeri dungu di atas panggung kaca Pintar disumpal, diracun sebab akal
Lestarikan Cerita Kearifan Lokal, Yoelchaidir Bukukan 36 Tulisan Misteri di Pekan Sastra

Lestarikan Cerita Kearifan Lokal, Yoelchaidir Bukukan 36 Karyanya di Pekan Sastra

Lestarikan Cerita Kearifan Lokal, Yoelchaidir Bukukan 36 Karyanya di Pekan Sastra BANGKA SELATAN,
Jika Pemimpin Tak Lagi Mesra

Jika Pemimpin Tak Lagi “Mesra”

Oleh: Yoelchaidir Bersatu Bersama untuk Bangka Belitung Berdaya Sebagai tema HUT ke-25 propinsi
Sudah ditampilkan semua