Timelines.id

Media Literasi, Sejarah & Budaya

Rabu, 29 April 2026

#Pekan Sastra


Warning: Undefined array key "post_format" in /www/wwwroot/timelines.id/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/tag/tag-desktop.php on line 7

Warning: Undefined array key "post_format" in /www/wwwroot/timelines.id/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/tag/tag-desktop.php on line 9

Warning: Undefined array key "post_format" in /www/wwwroot/timelines.id/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/tag/tag-sidebar.php on line 1

Warning: Undefined array key "post_format" in /www/wwwroot/timelines.id/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/tag/tag-desktop.php on line 39

Warning: Undefined array key "post_format" in /www/wwwroot/timelines.id/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/tag/tag-desktop.php on line 41
Pantun-Pantun Semangat Literasi (Bagian I): Urang Kite Maco Nulis

Pantun-Pantun Semangat Literasi (Bagian I): Urang Kite Maco Nulis

Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang Sang Usang: ”Pager hemen jadi tralis Biak belagak men di
Teruslah Berjalan, Ros

Teruslah Berjalan, Ros

Karya: Hening Cahaya Teruslah berjalan Ros Meski lelah menggantung Pada langkah Karena di setiap

Lebaran Terakhir

Oleh: Syabaharza Deretan toples dengan aneka bentuk yang tidak terisi penuh berjejer di meja
Puasa Puisi

Puasa Puisi

Karya: hendraone habang Berbaris merangkai makna Tersusun membentuk bait Pesan disaji dalam syair
Cinta dalam Selembar Nyawa

Cinta dalam Selembar Nyawa

Oleh: Ummi Sulis Tatihmu pulang selepas mengais sejumput rezeki Demi bahagiakan Ibu renta Namun
Di Kerajaan Astina Pura, bertahtalah Raja Braja yang memiliki kegemaran unik: ia sangat mencintai tepuk tangan.

Petaka di Balik Mangkok Kencana

Petaka di Balik Mangkok Kencana Oleh: Kaum Pecinta Damai Di Kerajaan Durja, bertahtalah Raja Batok
Pantun Liburan ke Bangka Selatan (Bagian IV): Wisata Kuliner

Pantun Liburan ke Bangka Selatan (Bagian IV): Wisata Kuliner

Pantun Liburan ke Bangka Selatan (Bagian IV): Wisata Kuliner Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang
Puisi Puasa

Puisi Puasa

Karya: hendraone habang Kemarin… Dilatih dan ditempa Agar kuat dan tangguh Lapar dan dahaga
Perempuan dan Pilihan Sunyi

Akhirnya Kita Berdiam Diri

Karya: Hening Cahaya Akhirnya kita berdiam diri Berhenti di persimpangan Jalan sunyi Menatap mimpi
Pantun Liburan ke Bangka Selatan (Bagian III): Wisata Pantai

Pantun Liburan ke Bangka Selatan (Bagian III): Wisata Pantai

Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang Sang Usang: ”Hempet ngarep masak pemakan Nganyau makan di
Nun (9): Tafsir Sukun

Nun (9): Tafsir Sukun

Oleh: Yudha Adinata Nun Pada akhirnya akulah yang harus menafsirkan Sukunmu berhukum Izhar atau
Sudahi Jemawa sang Raja

Sudahi Jemawa sang Raja

Sudahi Jemawa sang Raja Oleh: Pecinta Damai Di sela takbir yang membelah sunyi malam Ada luka yang
Amarah di Istana, Pusara di Ujung Desa

Amarah di Istana, Pusara di Ujung Desa

Amarah di Istana, Pusara di Ujung Desa Oleh: Pecinta Damai Di ufuk timur Kerajaan Babak Belur, dua
PANTUN LEBARAN IDUL FITRI (BAGIAN III): CIKAR DI ARI RAYO Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang Sang Usang : ”Maju teruh hampai kayo Biak gawe ngangkut pasir Baju baguh dipakai rayo Biak tue rambut disisir” Nyerupe : ”Kegawen asak badan luyo Minom jaek campur bubur Kegawen tiap pagi rayo Hebelum ke masjid ziarah kubur” Anak Bawang : ”Usa khawatir, abang setia Kejen kayo, ngaji la khatam Kite takbir karne bahagia Ari rayo syiar Islam” Sang Usang : ”Nue kayo dak kehader Kehader tue gigi kuneng Kue rayo banyak diader Diader bae jadi heneng” Nyerupe : ”Kayu peramu batang pelawan Sise kayu muet yoyo Asak ketemu ken kawan Berebut ngambok bajuk rayo” Anak Bawang : ”Diinggek runto hampai guguk Harang anai di dahan kereng Tamak uto hekaban landuk Ramai-ramai takbir kelileng”

Pantun Lebaran Idulfitri (Bagian III): Cikar di Ari Rayo

Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang Sang Usang: ”Maju teruh hampai kayo Biak gawe ngangkut
Mudik Backpacker

Mudik Backpacker

Oleh: Syabaharza Suara klakson kapal Ferry Roro siang itu menggema memecah konsentrasi para
Sudah ditampilkan semua