Timelines.id

Media Literasi, Sejarah & Budaya

Rabu, 29 Juli 2026

#Pekan Sastra

Fatamorgana di Ujung Antrean

Fatamorgana di Ujung Antrean

Oleh: Hening Cahaya Kemarau kali ini Panasnya tidak ketulungan Pada jalan jalan kota Mabuk kepayang
Rintihan Garuda

Rintihan Garuda

Oleh: Sang Peramu Aksara Lihatlah sayapku! Amati tubuhku…yang dulu katamu gagah! Cermati
Denger Usa Denger

Denger Usa Nginger

Pantun Pembuka Acara (Bagian V) Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang Sang Usang: ”Asam tomat
Di Balik Diam

Di Balik Diam

Karya: Desi Kurnia — Siswa SMAN 3 Toboali Aku simpan kata di sela napas Tentang rindu yang
Cakrawala Dua Doa

Cakrawala Dua Doa

Karya: Dicky — Siswa SMAN 3 Toboali Kita bertaut dalam rindu Namun terbelah oleh kiblat
Syair Garuda dalam Sangkar

Syair Garuda dalam Sangkar

Karya: Sukma Wijaya Piala Dunia tegak berseri, Rakyat bermimpi siang dan pagi, Namun harapan
Di Balik Jeda Lidah Fana

Di Balik Jeda Lidah Fana

Oleh: Muhammad Faiq Elfaruq Kala riuh dunia melontarkan aksara yang menyayat Menikam sunyi mencari
Pengembel

Pengembel

Oleh: Iyek Aghnia Matahari lah di atas kepala saat Matkembel dan kawan-kawannya kecaleb di jalanan
Amanah Usai

Amanah Usai

Oleh: Yudha Adinata Terima kasih untuk kisah yang pernah dirangkai bersama Mungkin ini paragraf
Bom Waktu,

Bom Waktu

Oleh: Sang Peramu Aksara (Agus Bachtiar K) Kudengar tiap waktu, suara didih terdengar merdu. Guruh,
Rinduku pada Rintik Hujan

Rinduku pada Rintik Hujan

Oleh: Hening Cahaya Rinduku pada angin semilir Membisikan rasa berat Ingin bertemu di padang mimpi
Ari Ini Markudut Jadi Raje dan Lime Taun ke Adep Kenek Pluntang

Ari Ini Markudut Jadi Raje, Lime Taun ke Adep Kenek Pluntang

Karya: Iyek Aghnia “Pacak balak tigebelas men die kite suroh jadi pemimpin kite. Pacak lilot
Di Bawah Bayang Harakiri

Di Bawah Bayang Harakiri

Oleh: Kaum Pecinta Damai Di bawah langit sakura yang gugur perlahan, Pernah ada masa ketika malu
Merdeka Mas Bro: Pekik Nyaring di Atas Perut Kosong

Surat untuk Negeri

Karya: Heru Sudrajat Apa kabar negeriku Semoga baik baik saja Rakyatmu tak menderita Tidak lagi
Sang Usang Nyerupe Anak Bawang

Ader La Mane Ade

Pantun Pembuka Acara (Bagian IV) Oleh: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang Sang Usang: ”Gawe behander
Sudah ditampilkan semua