Karya Yoelchaidir

Kawan
Pelita di persimpangan kini mulai redup
Tapal batas kusam tak lagi terbaca
Di bawah gerimis kelam bulan telah pulas bermimpi
Bayu kian menghujam kelopak Ari menikam balung
Hingga menembus rasa tak berdarah

Kawan
Tak berkedip mata sejurus pada haluan
Seakan Hirau akan bayang cahaya yang masih setia
Tetap menanti mu tepati janji

Kawan
Tak ragu akan sumpah mu ketika itu
Berikrar dengan kata kata
Kapan kau kan datang temui ku di persimpangan Dalam kesendirian di temaram sunyi

Baca Juga  Bimantara Gulita