Menjadikan ku manusia tak berdaya
Dimana mencari sebuah angin dengan mata
Menunggu, menanti dirimu tanpa daya
Menggenggammu boleh? Walau tak nyata

Aku ingin dirimu kembali duduk seperti dulu
Menemaniku dengan genggaman kecil waktu itu
Memang benar aku sedang merindu
Hanya dengan tulisan ku sampaikan rinduku

Aku, aku, aku, dan selalu aku
Mencari waktu dari selipan sebuah titik temu
Aku mencari dirimu dari jari dengan jiwa
Kusebut ayah dari cerita pilu yang istimewa

Laudia Syahra, Siswi SMK Yapensu Sungailiat, Bangka

Baca Juga  Memori Sang Pejuang