Timelines.id

Media Literasi, Sejarah & Budaya

Selasa, 20 Oktober 2026
Pantun Lebaran Idulfitri: Kumandang Takbir (Bagian I)

Pantun Lebaran Idulfitri: Kumandang Takbir (Bagian I)

Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang Sang Usang: ”Pasir gundul mari dipandang Pohon wakaf lube
Tidurlah, Ros

Tidurlah, Ros

Karya: Hening Cahaya Tidurlah, Ros Dalam lagu nina bobok Tanpa harus ada pelukan Dinginnya malam
Hikayat Jiwa

Ada Kisah Tersimpan di Bulan Ramadan

Ada Kisah Tersimpan di Bulan Ramadan Oleh: Hening Cahaya Ros Masihkah ada Tersimpan kisah Di bulan
Dua Senja dalam Filosofi Waktu

Dua Senja dalam Filosofi Waktu

Karya: Laudia Syahrah Di ufuk hari, dua takdir bertentangan dengan suara Garis takdir membawa
Pantun Selamat Berpuasa (Bagian V): Begawe di Bulan Puaso

Pantun Selamat Berpuasa (Bagian V): Begawe di Bulan Puaso

Pantun Selamat Berpuasa (Bagian V): Begawe di Bulan Puaso Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang
Harapan Bertepi

Jangan Ada Doa Penghalang

Oleh: Yudha Adinata Di ruang rindu kucari makna Apakah sebuah pertemuan menjadi obat Atau hanya
Pantun Selamat Berpuasa (Bagian IV): Terawe Hude Bebuka

Pantun Selamat Berpuasa (Bagian IV): Terawe Hude Bebuka

Pantun Selamat Berpuasa (Bagian IV): Terawe Hude Bebuka Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang Sang
7 Golongan Manusia Terburuk Menurut Rasulullah

Marbot yang Merindukan Pemudik

Marbot yang Merindukan Pemudik Oleh: Syabaharza Satu tahun yang lalu, terakhir kali masjid itu
Mengetuk

Mengetuk

Oleh: Yudha Adinata Aku mengetuk Jika berkenan bukalah Izinkan aku masuk Namun jika kau membisu
Senyum di Akhir

Senyum di Akhir

Karya: Laudia Syahrah Suara tak perlu tinggi untuk menjadi lantang Tak perlu menjadi paling lantang
Ramadan dan Vespa Tua

Ramadan dan Vespa Tua

Oleh: Alpendi — Pengajar di SDIT Alam CAHAYA, Toboali Di ujung selatan bagian pesisir pantai
Kapan Bapak Jualan?

Kapan Bapak Jualan?

Oleh: Syabaharza Sepeda ontel dan keranjang dagangan masih terparkir dengan rapi di halaman rumah.
Merdeka Mas Bro: Pekik Nyaring di Atas Perut Kosong

Sahur Pertama

Karya: Heru Sudrajat Lelap dalam memburu mimpi Setelah seharian Berperang melawan Haus, lapar
Asmara sekolah? Kisahnya memang sedikit kalbu Namun tak membuat hal itu berdebu Dimana hati yang kian menggebu Kini tengah menggumpal menjadi satu Aku tertegun dengan dirinya yang begitu sempurna Dengan senyuman merekah yang ia punya Tanpa celah, membuat ia tampak begitu indah Hingga mampu membuat ku terpesona Ternyata seperti ini ya rasanya? Jatuh cinta pada manusia lengkara yang sulit digapai Namun mungkin inilah sebuah meraki Yang ku pikir hanya sebatas angan mendapati Aku begitu senang melihatnya dalam diam Karna hal itu bisa membawa ku ke dalam rasa yang begitu niskala Dengan sejuta rasa yang aku miliki sekarang Kini mampu membuat ku seindah sandykala yang tenang di ujung saujana

Hanya Padamu Kutitip Rindu

Oleh: Yudha Adinata Maaf senja hari ini tak sengaja Aku melupakan indahmu yang manja Keudikanku
Membaca Isyarat di Ujung Rindu

Perempuan di Bawah Rintik Hujan

Karya: Laudia Syahrah Aku memilih diam di bawah hujan yang membasahiku perlahan di bawah rintik
Sudah ditampilkan semua