Timelines.id

Media Literasi, Sejarah & Budaya

Kamis, 23 Juli 2026
Seru! Lari Sambil Menikmati Panorama Batu Belimbing Toboali, Yuk Daftar Basel Run 2026

Pada Dua Tahun Ini

Puisi Hari Jadi ke-317 Kota Toboali Oleh: Dian Chandra Pada dua tahun yang ini, kita kekalkan pinta
Penguasa Plafon

Penguasa Plafon

Oleh: Syabaharza Malam itu menunjukkan pukul 19.00 Wib. Di sebuah rumah mewah dengan plafon terbuat
Saat Malam, Doa-Doa Melaju dengan Tak Tahu Malu

Saat Malam, Doa-Doa Melaju dengan Tak Tahu Malu

Puisi Hari Jadi ke-317 Kota Toboali  Oleh: Dian Chandra saat malam, doa-doa melaju dengan tak tahu
Aku Mencarimu

Aku Mencarimu

(Untuk dr Rosa) Oleh: Hening Cahaya Aku mencarimu dalam teriakku. Pada akhiran kata seru yang
Bajak Laut dan Jambul Nanas

Bajak Laut dan Jambul Nanas

Bajak Laut dan Jambul Nanas Oleh: Yoel Chaidir Di sebuah dusun yang terletak di ujung selatan pulau
Sebut Saja Bunga

Sebut Saja Bunga

Oleh: Hendrawan Habang Raut wajah rupawan Terpancar aura persahabatan Senantiasa terukir senyuman
Berdebar dalam Debur

Berdebar dalam Debur

Oleh: Ummi Sulis Suatu waktu, Dengan tinta-Mu pernah tergores tanpa progres Tatkala sepanjang jalan
Resah

Resah

Oleh: R Misari Rinai hujan turun merintih Remahan serpih cahaya hilang tertatih Lirih kudengar
Lorong bukan Gorong-Gorong?

Lorong bukan Gorong-Gorong?

Oleh: Ummi Sulis Itu lorong! Tempat bermulanya sebuah sejarah Dengan bantuan banyak corong
Muda Mengukir Tua

Muda Mengukir Tua

Karya: Laudia Syahrah Pengalaman menjelma cahaya, Seperti petuah yang tak pernah usang “Jika
Luka untuk Ros

Lagu Rindu

(Untuk R Yuniarti Ma’ruf) Oleh: Hening Cahaya Larut kenangan lama. Meneteskan bening air
Bukan yang Pertama

Melawan Riuh

Oleh: Yudha Adinata Ketika sunyimu tak menjamin tenang Boleh jadi ada telinga yang tersangkut di
Antu Berasuk

Antu Berasuk

Oleh: Yoel Chaidir “Cepat masuk!” perintah Muis sambil mendorong tubuh Iwan melewati lubang
WhatsApp

WhatsApp

Untuk dr Rosa Oleh: Hening Cahaya Ros. Ketikan di WhatsApp itu, hurufnya tidak tersusun. Naik turun
Belajarlah Melepaskan

Luka Semakin Dalam

Luka Semakin Dalam Karya: Arif Sheva Terlalu dalam aku terluka. Goresan kepedihan semakin menganga.
Sudah ditampilkan semua