Timelines.id

Media Literasi, Sejarah & Budaya

Jumat, 5 Juni 2026
Nun (9): Tafsir Sukun

Nun (9): Tafsir Sukun

Oleh: Yudha Adinata Nun Pada akhirnya akulah yang harus menafsirkan Sukunmu berhukum Izhar atau
Sudahi Jemawa sang Raja

Sudahi Jemawa sang Raja

Sudahi Jemawa sang Raja Oleh: Pecinta Damai Di sela takbir yang membelah sunyi malam Ada luka yang
Amarah di Istana, Pusara di Ujung Desa

Amarah di Istana, Pusara di Ujung Desa

Amarah di Istana, Pusara di Ujung Desa Oleh: Pecinta Damai Di ufuk timur Kerajaan Babak Belur, dua
PANTUN LEBARAN IDUL FITRI (BAGIAN III): CIKAR DI ARI RAYO Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang Sang Usang : ”Maju teruh hampai kayo Biak gawe ngangkut pasir Baju baguh dipakai rayo Biak tue rambut disisir” Nyerupe : ”Kegawen asak badan luyo Minom jaek campur bubur Kegawen tiap pagi rayo Hebelum ke masjid ziarah kubur” Anak Bawang : ”Usa khawatir, abang setia Kejen kayo, ngaji la khatam Kite takbir karne bahagia Ari rayo syiar Islam” Sang Usang : ”Nue kayo dak kehader Kehader tue gigi kuneng Kue rayo banyak diader Diader bae jadi heneng” Nyerupe : ”Kayu peramu batang pelawan Sise kayu muet yoyo Asak ketemu ken kawan Berebut ngambok bajuk rayo” Anak Bawang : ”Diinggek runto hampai guguk Harang anai di dahan kereng Tamak uto hekaban landuk Ramai-ramai takbir kelileng”

Pantun Lebaran Idulfitri (Bagian III): Cikar di Ari Rayo

Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang Sang Usang: ”Maju teruh hampai kayo Biak gawe ngangkut
Idulfitri Datang Tanpa Ketukan Pintu

Idulfitri Datang Tanpa Ketukan Pintu

Oleh: Aku  Di bawah langit senja yang mulai memerah, Gema takbir menyelinap di antara celah
Pantun Lebaran Idulfitri

Pantun Lebaran Idulfitri (Bagian II): Kiso Rayo

Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang Sang Usang: ”Napas luyo tekeram-keram Dade rubo pacak kepak
Lebaran, Bu Dokter

Lebaran, Bu Dokter

Karya: Hening Cahaya Gema takbiran Bertalu menyisakan rindu Pada doa doa menumpuk Di bulan puasa
Berdamailah Pemimpinku

Berdamailah Pemimpinku, Rakyatmu Ingin Bersatu

Oleh: Ujang Supriyanto — Ketua Simpul Babel Wahai pemimpin kami, Kami tidak meminta lebih,
Mudik Backpacker

Mudik Backpacker

Oleh: Syabaharza Suara klakson kapal Ferry Roro siang itu menggema memecah konsentrasi para
Pantun Lebaran Idulfitri: Kumandang Takbir (Bagian I)

Pantun Lebaran Idulfitri: Kumandang Takbir (Bagian I)

Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang Sang Usang: ”Pasir gundul mari dipandang Pohon wakaf lube
Tidurlah, Ros

Tidurlah, Ros

Karya: Hening Cahaya Tidurlah, Ros Dalam lagu nina bobok Tanpa harus ada pelukan Dinginnya malam
Hikayat Jiwa

Ada Kisah Tersimpan di Bulan Ramadan

Ada Kisah Tersimpan di Bulan Ramadan Oleh: Hening Cahaya Ros Masihkah ada Tersimpan kisah Di bulan
Dua Senja dalam Filosofi Waktu

Dua Senja dalam Filosofi Waktu

Karya: Laudia Syahrah Di ufuk hari, dua takdir bertentangan dengan suara Garis takdir membawa
Pantun Selamat Berpuasa (Bagian V): Begawe di Bulan Puaso

Pantun Selamat Berpuasa (Bagian V): Begawe di Bulan Puaso

Pantun Selamat Berpuasa (Bagian V): Begawe di Bulan Puaso Karya: Sang Usang Nyerupe Anak Bawang
Jangan Ada Doa Penghalang

Jangan Ada Doa Penghalang

Oleh: Yudha Adinata Di ruang rindu kucari makna Apakah sebuah pertemuan menjadi obat Atau hanya
Sudah ditampilkan semua