Timelines.id

Media Literasi, Sejarah & Budaya

Rabu, 29 April 2026

#yoelchaidir


Warning: Undefined array key "post_format" in /www/wwwroot/timelines.id/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/tag/tag-desktop.php on line 7

Warning: Undefined array key "post_format" in /www/wwwroot/timelines.id/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/tag/tag-desktop.php on line 9

Warning: Undefined array key "post_format" in /www/wwwroot/timelines.id/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/tag/tag-sidebar.php on line 1

Warning: Undefined array key "post_format" in /www/wwwroot/timelines.id/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/tag/tag-desktop.php on line 39

Warning: Undefined array key "post_format" in /www/wwwroot/timelines.id/wp-content/themes/liputanwp/template-parts/tag/tag-desktop.php on line 41
Kenaikan Harga Timah Bawa Angin Segar bagi Penambang Rakyat

Pantun: Lada Hilang, Timah pun Murah

Pantun: Lada Hilang, Timah pun Murah Oleh: Yoel Chaidiri Buah jambu masak merah… Buah sawo
Babi Petare

Babi Petare

Oleh: Yoel Chaidir “Tadi di sini ada bercak darah yang masih basah,” kata Umar kepada warga
Punggur Bedaun

Punggur Bedaun

Penulis: Yoel Chaidir Men agik tegak Punggur Tetep bakal tumboh daun Biar hanye tulang ken kulit
Tersesat di Makam Keramat

Tersesat di Makam Keramat

Penulis: Yoel Chaidir Dua dasa warsa telah berlalu namun jejak jejak yang terlintas masih membekas
Kulat Huket

Kulat Huket

Oleh: Yoel Chaidir “Mane kulat dalem karung kemaren. Mane pundok Abuk kemaren?” tanya Izwar
Misteri Batu Anak Antu

Misteri Batu Anak Antu

Misteri Batu Anak Antu Oleh: Yoel Chaidir “Kembalikan batu yang telah kamu ambil tadi siang.
Suami Pilihan Orang Bunian

Suami Pilihan Orang Bunian

Suami Pilihan Orang Bunian Oleh: Yoel Chaidir Di akhir hembusan napasnya, Leman masih sempat
Hebayak Pilai

Hebayak Pilai

Penulis: Yoel Chaidir Agik untung Wawan kenek peridep e yang bisu, men hampai kenek peridep die
Misteri Tebeng Layfat

Misteri Tebeng Layfat

Oleh: Yoelchaidir Joko mendorong gerobak baksonya dengan riang gembira. Sesekali ia bernyanyi
Dihilep Antu

Dihilep Antu

Oleh: Yoelchaidir Dengan lahap Lalan menyantap makanan yang dihidangkan di hadapannya. Segala buah
Ibu

Ibu

Tak terasa air mata sang penyair Bangka Selatan menetes, membasah. Diiring isak sedu sedan saat
Pelalu Barang Alus

Pelalu Barang Alus

Karya: Yoelchaidir Sudah tiga malam Wati dihadiahi mimpi yang sama. Dalam mimpinya, ia didatangi
Bujang Beguyur: Hembusan Asap Rokok

Bujang Beguyur: Hembusan Asap Rokok

Karya: Yoelchaidir Sudah hampir dua bulan Beben yang semula biasa nongkrong di warung kopi, kini
Menduleng

Menduleng

Karya: Yoelchaidir Api masih menjilat saat senja di langit berwarna jingga mulai terkikis dari
Buyut

Buyut

Karya: Yoelchaidir Suasana malam diiringi gerimis tak menyurutkan langkah kaki para warga
Sudah ditampilkan semua