Timelines.id

Media Literasi, Sejarah & Budaya

Senin, 1 Juni 2026

#Sudi Setiawan

Awan dan Cerita-Cerita Malam

Karya: Sudi Setiawan BUMI Serumpun berkemulut marah. Bagaimana tidak, negeri yang damai seketika

Jatukrama

Oleh: Sudi Setiawan Di pernikahan yang sakral, aku mengikrarkan janji. Bahwa aku akan sehidup

Bulan Ketiga Belas

Karya: Sudi Setiawan Malam-malam sekali, Dara membangunkan Sukma–suaminya sebab perempuan itu

Kantung Timah 

Karya Sudi Setiawan Sudah berhari-hari Ramidun tak kunjung mendapatkan pekerjaan. Sudah

Perihal Pohon Mangga dan Amarilis Layu

Karya: Sudi Setiawan Di penghujung akhir tahun, ketika musim kering telah selesai tergantikan oleh

Para Lintah Pengisap Timah

Karya: Sudi Setiawan Aku tidak tahu. Sampai kapan penderitaan ini akan berakhir. Terhitung sejak

Meminang Rayu

Karya: Sudi Setiawan Kembang desa memang benar adanya. Demikianlah pujiannya kepada Rayu, perempuan

Rupa Padam Ranuman

Karya: Sudi Setiawan Darsono kembali bertanya pada anaknya, Ranuman, kapan ia bisa pulang ke rumah

Angin Musim Barat 

Karya: Sudi Setiawan Sebagai nelayan, kiprahku berteman dengan lautan sudah mendarah daging sejak

Laut, Tenanglah

Karya: Sudi Setiawan Gelap. Awalnya kupikir ini adalah awan malam yang gelap di malam hari,

Areom Memeluk Pelanduk

Karya: Sudi Setiawan Perjalanan soreku terhenti ketika sudut pandang mata ini melihat rumah tua di

Anak-Anak Putus

Karya: Sudi Setiawan AKU berusaha mengumpulkan tenaga dan ruh secepat kilat. Harus! Ayo bangun

Hantu Aek

Karya: Sudi Setiawan DENGAN membawa dua belas joran pancing dari bilah bambu yang sudah diberi

Kekalahan Kapoer dan Misteri Kematian Dupang

Karya: Sudi Setiawan CERPEN, Sekembalinya Tuan Syarah dari Negeri Wàngka[1], pedagang dari Arab

Pesan Laut dari Batara

Karya: Sudi Setiawan  “Aku akan segera pulang. Batara,” ucapnya bernada sendu
Sudah ditampilkan semua